Pengusaha Batu Bata Kebanjiran Order - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengusaha Batu Bata Kebanjiran Order

Pengusaha Batu Bata Kebanjiran Order

Written By Mang Raka on Senin, 13 Juni 2016 | 13.30.00

PANGKALAN, RAKA - Seminggu memasuki ramadan pengusaha pembuatan batu bata di Kampung Bakan Menteng, Desa Cintaasih, kebanjiran order. Banyak warga yang merenovasi rumahnya agar saat lebaran mendatang rumahnya terlihat bagus.

Data yang dihimpun RAKA, kemarin (12/6) dalam dua hari ini para pengusaha tersebut kebajiran order. Untuk hitungan satu pabrik bisa mengeluarkan hingga 10.000 batang batu bata, sementara ada sekitar 20 pabrik di daerah itu yang saat ini memproduksi batu bata. Rata-rata batu bata disana dipatok dengan harga Rp 700/batang, sesuai ketebalan dan panjang batu bata.
Seperti diungkapkan H.Idis (59) pemilik pabrik batu bata disana, dirinya keteteran menghadapi permintaan konsumen yang sudah dua hari itu dilayaninya. "Lumayan keteteran juga dan itu semua berlaku pada semua pabrik disini. Ada 20 pabrik semuanya ngebut memenuhi pesanan konsumen masing-masing," ucapnya.
Lain lagi Rozak (47) pemilik pabrik batu bata lainnya, lonjakan pembelian batu bata biasa terjadi saat menghadapi lebaran dan kini malah terkenal dengan kekinian dan mempunyai rumah yang lebih nyaman ketika lebaran terlihat bersih dan indah. "Kalau yang sekarang tengah ramai dipergunjingkan adalah kekinian, bukan selfie di depan makanan saja, akan tetapi bangunan rumah pun kadang mereka buat dinamis. Itu dampaknya ke kami juga, sekarang kami mesti produksi satu hari lumayan juga sekitar 10.000 batang batu bata," paparnya.
Junaedi (37) sopir pengangkut batu bata mengatakan, dirinya terkena imbas dari cipratan rezeki pabrik bata karena kendaraannya bisa di sewa oleh warga untuk mobilisasi batu bata ke rumahnya masing-masing, hingga sampai ke kuli angkutnya pun mendapatkan rezeki dari pengolahan batu bata tersebut. "Kami sangat bersyukur, berkah ramadhan jadinya mengena ke kami juga sebagai pelengkap dari pabrik batu bata. Dalam satu hari kami mesti nganter batu bata hingga beberapa kali rotasi sampai ke wilayah desa lainnya. Bukan itu saja malah jasa angkut dan turun bata pun sekarang tengah kebanjiran pekerjaan," pungkasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template