Pengrajin Dodol Cibuaya Panen Untung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengrajin Dodol Cibuaya Panen Untung

Pengrajin Dodol Cibuaya Panen Untung

Written By Mang Raka on Rabu, 08 Juni 2016 | 14.00.00

CIBUAYA,RAKA- Permintaan dodol yang diproduksi industri rumah tangga di Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Karawang mengalami peningkatan di bulan puasa. Tingginya permintaan dodol terlihat dari pesanan konsumen. Permintaan itu akan kian meningkat jelang lebaran tiba.
Keadaan ini tentu saja membawa keuntungan tersendiri bagi para
pengrajin dodol di wilayah tersebut. Untung yang didapatkan bahkan bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah.
Rudini, salah satu industri rumah tangga pengrajin dodol di Desa Pejaten mengakui bahwa ada peningkatan permintaan di bulan Ramadhan ini. “Dibanding hari-hari biasa, peningkatannya bisa mencapai 50-70 persen. Alhamdulillah omzet penjualan pun ikut naik. Padahal kami baru memproduksi dodol industri rumah tangga ini baru 2 tahun terakhir, tapi prospeknya menjanjikan,” kata dia senang.
Produksi dodol oleh industri rumah tangga di tersebut, merupakan salah satu pengembangan sentar produk lokal. Sehingga mampu memberi penghasilan lebih besar kepada masyarakat yang ada di daerah tersebut. Dodol ini mempunyai aroma yang cukup khas sehingga membuat rasanya begitu menggoda  saat dihidangkan.
Dia menambahkan, saat hari biasa, ia hanya menjual dodol sebanyak 10 kilogram per hari. Namun saat puasa, permintaan naik drastis hingga 100 kilogram perharinya. Ia pun mengaku mendapat keuntungan cukup lumayan pada saat bulan puasa.  “Puncak permintaan dodol pada saat mendekati waktu lebaran tiba. Permintaan mencapai lebih dari 100 kilogram, umumnya pembeli dari sekitaran wilayah Kecamatan Cibuaya, dan
ada juga yang dari luar Karawang ,” jelas dia.
Sementara itu, menurut salah satu konsumen, Atika mengatakan, bahwa ia sengaja mencari dodol untuk konsumsi mengingat rasanya yang lezat. “Dodol  merupakan salah satu jenis kue yang sangat cocok untuk menu berbuka puasa.  Produk dodol , memiliki rasa yang sangat khas, tidak terlalu manis dan agak asam, ini semakin membangkitkan selera saat disantap berbuka puasa," katanya.
Selain rasanya istimewa, dodol produksi industri rumah tangga di daerah Desa Pajaten ini mampu tahan lama. “Sehingga kalau kita mau membawanya buat oleh-oleh tidak akan basi atau bau, karena tahan lama bisa hingga 1 atau 2 pekan. Ini juga menjadi salah satu keunggulan yang terdapat di dodol buatan Desa Pejaten,” tutup wanita itu.(fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template