Penertiban Warem Darawolong Terkendala Surat Perintah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penertiban Warem Darawolong Terkendala Surat Perintah

Penertiban Warem Darawolong Terkendala Surat Perintah

Written By Mang Raka on Rabu, 08 Juni 2016 | 13.00.00

PURWASARI, RAKA – Penertiban warung remang-remang (warem) di Desa Darawolong, Kecamatan Purwasari, terkendala surat perintah (SP) Satpol PP Kabupaten. Penertiban itu nantinya akan melibatkan aparatur setempat dan pihak kepolisian Purwasari.

“Masalah penggusuran warung remang-remang yang berada diwilayah Darawolong, pengajuan surat desa yang meminta untuk dilakukan penggusuran, kini tinggal menunggu surat balasan dari Mako Karawang, untuk kepastian tanggal penggusuran itu dilakukan,” terang Kasi Trantib Kecamatan Purwasari, Tito Yulianto, kepada Radar Karawang, kemarin, di ruang kerjanya.
Dia menambahkan, penertiban warung remang-remang Darawolong memang sudah menjadi keinginan warga setempat disampaikan melalui pemerintah desa yang kemudian melanjutkan ke pemerintah daerah melalui Satpol PP dalam bentuk surat permohonan. Selama ini warga setempat merasa resah terhadap aktivitas warem-warem tersebut, terlebih memasuki bulan ramadan ini.
Menurut Tito, penertiban warung remang-remang di wilayah Desa Darawolong memang harus segera dilakukannya. Apalagi jika mencermati perkembangan yang berlangsung warem yang ada terus membengkak jumlahnya. "Kita sudah memberikan surat peringatan hingga surat ke tiga dan mestinya sebelum ramadan sudah dilakukan penertiban. “Sudah tidak ada lagi surat peringatan satu, dua hingga tiga, penyakit masyarakat mesti diberantas, karena setiap tahup tetap saja tidak berubah. Sudah sering diingatkan, selesai puasa buka lagi, warung remang-remangnya. Ini tidak bisa dibiarkan. Makanya harus dilakukan tindakan penggusuran,” tegas Tito.
Selain itu, sambung dia,  dulu pun pernah dilakukannya penggusuran warung remang-remang Darawolong namun tidak lama kemudian muncul kembali. Ada saja alasan pemilik warung untuk memperdaya aparat. Mereka berjanji hanya menjajakan makanan dan minuman saja tetapi prakteknya tetap menawarkan esek-esek. “Mereka bilangnya, mau usaha jajanan makanan seperti warung biasa gitu, tapi kesini–kesininya, malah dipakai tidak benar,” ucapnya seraya mengatakan perjanjian penggunaan lahannya dengan pihak pengairan.
Sementara, lanjut dia, Penggusuran warung remang-remang diwilayah Darawolong nanti, pihak Kecamatan dan desa akan berkordinasi dengan Polsek setempat, tinggal menunggu kepastian kapan tanggal penggusurannya. Pihak kepolisian sendiri merasa penertiban warem Darawolong itu selaras dengan program Giat Cipta Kondisi memberantas pekat (penyakit masyarakat).
Tidak hanya itu, dia menambahkan, penertiban dalam menciptakan kondisi aman dan nyaman di bulan suci ramadan pun, dilakukan kepada setiap usaha yang terlihat berpotensi menggganggu kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa. “Biar masyarakat yang berada di Purwasari, lancar ibadahnya, kami pun berikan surat penertiban kepada panti pijat biar untuk sementara tidak membuka saat bulan ramadan ini,” tandasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template