Pembuatan KTP Terkendala Jaringan Telekomunikasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pembuatan KTP Terkendala Jaringan Telekomunikasi

Pembuatan KTP Terkendala Jaringan Telekomunikasi

Written By Mang Raka on Kamis, 16 Juni 2016 | 12.00.00

CIAMPEL, RAKA - Sejak layanan 4 G LTE diluncurkan, keluhan demi keluhan mengalir dari pengguna layanan 3 G. Pelanggan jaringan komunikasi itu mengaku sinyal di alat telekomunikasi mereka sering hilang. Sialnya, jika kondisi seperti itu dialami para petugas layanan pemerintahan. Akibatnya, bukan saja pekerjaan jadi terhambat tetapi juga akan mempengaruhi kinerja.

Hal itupun berlaku terhadap petugas perekaman KTP elektronik Kecamatan Ciampel. Mereka mengeluhkan sinyal provider Telkomsel sangat lambat. Sehingga perekaman KTP terbengkalai dan terganggu. Padahal sebelum pergantian provider dari Indosat ke Telkomsel dinilai sangat bagus tanpa ada gangguan. "Jaringan Telkomselnya sangat lambat untuk mengakses data 1 orang saja 15 sampai 20 menit. Sehingga mengakibatkan keterlambatan perekaman data KTP, bahkan sering mati," Ujar Kasi Kependudukan Kecamatan Ciampel, Budianto kepada Radar Karawang, Rabu (15/6).
Dia menyampaikan, jika sinyalnya lambat terus maka kinerja pembuatan perekaman KTP elektonik (e-KTP) akan terlambat terus. Sementara warga tidak mau tahu keterlambatan perekaman e-KTP, maunya pelayanan cepat tanpa ada kendala apa-apa. Hal itupun diharapkan dalam sistem jaringan semestinya digunakan pemasangan yang cukup baik, agar proses pelayanan terhadap masyarakat dapat maksimal. "Untuk memberikan pelayanan terbaik seharusnya bisa normal semua. Apalagi kondisi perangkat lunaknya tidak berjalan dengan baik dan lancar," katanya.
Selain itu, dia berharap, Disdukcapil Karawang segera menurunkan petugas untuk memperbaiki jaringan sinyal perekaman e-KTP. Karena kalau sinyalnya terganggu terus akan membuat malas warga untuk mengurus identitas diri, sementara warga dituntut untuk mempunyai identitas yang berlaku. "Saya berharap kepada Disdukcapil menurunkan petugas atau operator yang mengerti jaringan telekomunikasi. Karena kita yang di kecamatan tidak mengerti tentang keterlambatan sinyal. Apa terganggu atau memang sinyalnya kurang kuat," pintanya.
Sementara itu, Kepala Dusun Mulyasejati, Nani, mengaku merasa kecewa terhadap pelayanan KTP elektronik. Seharusnya pelayanan KTP bisa cepat dilakukan dan tidak ada gangguan diakibatkan sinyal atau akibat apapun. Apalagi kalau yang datang ke Kecamatan merupakan warga yang rumahnya jauh dari Kecamatan. "Kami yang jauh dari Kecamatan dari yang tinggal di hutan seharusnya datang kesini dapat hasil yang bagus. Jangan membuat kecewa warga yang mengurus KTP. Karena warga butuh identitas yang harus dipegang sebagai warga negara," Pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template