PDIP Mulai Goyang Wabup - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » PDIP Mulai Goyang Wabup

PDIP Mulai Goyang Wabup

Written By Mang Raka on Sabtu, 04 Juni 2016 | 12.00.00

- Repdem Purwakarta Desak Dadan Mundur

PURWAKARTA, RAKA - Loncatnya Wakil Bupati (Wabup) Purwakarta Dadan Koswara ke Partai Golkar, berbuntut panjang. Puluhan kader PDIP yang tergabung dalam sayap partai Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) dan Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) gelar aksi damai depan Pemda Kabupaten Purwakarta, Jumat (3/6). Dua sayap partai PDIP Purwakarta ini mendesak agar Dadan Koswara yang diusung oleh partai moncong putih saat pilkada 2013 tersebut untuk mundur dari jabatannya.
Dalam orasinya, Ketua DPC Repdem Purwakarta, Fajar Maritim mengungkapkan, manuver politik Dadan Koswara dengan pindah ke Golkar tanpa komunikasi dengan unsur DPC PDIP Purwakarta dianggap menghina Megawati Soekarnoputri. Padahal Ketua Umum PDIP itu telah merekomendasikan kepercayaan partai pada Dadan Koswara di Pilkada Purwakarta 2013 lalu. "Langkah Dadan Koswara adalah bentuk penghinaan pada ibunda Megawati, karena yang bersangkutan tidak melakukan komunikasi politik terkait kepindahannya," teriak Fajar.
Dadan Koswara, lanjut Fajar, mencerminkan sikap tidak tahu sopan santun sebagaimana jadi kebiasaan pada kultur masyarakat Sunda yang ramah, sopan, santun dan menghargai sesama. "Sikap Dadan mengisyaratkan sebagai langkah oportunis karena hanya mencari kendaraan untuk maju di Pilkada Purwakarta 2018 mendatang. Itu juga mencoreng kebesaran nama PDIP yang mengamanatkan menjaga pemerintahan selama 2013-2018," kata dia.
Dia menegaskan, kepindahan Dadan Koswara ke partai Golkar juga menganggap hal ini sebagai bentuk penggembosan Partai Golkar Jabar untuk melemahkan PDIP di Purwakarta. "Tidak menutup kemungkinan hal serupa bakal terjadi di daerah lain," jelasnya.
Meski bahwa langkah Dadan merupakan bagian dari hak politiknya sebagai warga negara, namun tata cara yang dilakukan orang nomor dua di Purwakarta ini dinilai tidak mencerminkan politisi sejati yang mengedepankan etika berpolitik. "Tapi kami minta Dadan Koswara untuk meminta maaf secara terbuka kepada Ketum PDIP Megawati, dan meminta maaf pada pimpinan PDIP di Jawa Barat dan Purwakarta serta seluruh kader PDIP di Purwakarta secara terbuka," tegas Fajar.
Selain itu, pihaknya mendesak Fraksi PDIP di DPRD Purwakarta untuk punya sikap tegas, agar tidak digembosi secara struktural oleh partai penguasa. "Partai penguasa hendaknya tidak melakukan upaya penggembosan dan upaya pelemahan PDIP di Purwakarta. Kita sinyalir upaya penggembosan yang dilakukan Golkar akan merusak tatanan demokrasi kepartaian," pungkasnya. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template