Nenek Pengidap Kanker Payudara Menjalani Rawat Inap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Nenek Pengidap Kanker Payudara Menjalani Rawat Inap

Nenek Pengidap Kanker Payudara Menjalani Rawat Inap

Written By Mang Raka on Kamis, 02 Juni 2016 | 15.00.00

TEGALWARU, RAKA -  Mak Arum (70) nenek penderita kanker payudara stadium 4, bisa bernapas lega. Kini sakitnyanya bisa berkurang karena sudah ditangani Puskesmas Loji, Tegalwaru dengan program pengobatan rawat inap. Hanya saja keluarganya berharap ada donatur yang mau meringankan bebannya, hingga bisa dilakukan operasi payudaranya.

Dua tahun mengidap penyakit kanker payudara Arum kini mulai sedikit terobati setelah dirawat di Puskemas Loji, Tegalwaru. Tindakan dan pelayanan pun dilakukan seksama oleh beberapa dokter yang terlihat tengah berjaga. Sejak dirawat Mak Arum telah menghabiskan dua kantong infus serta dari suara paraunya kemarin kini sudah bisa terdengar jelas.
Arum bahkan bisa tersenyum saat RAKA menkonfirmasi perihal rasa sakitnya,  dan dirinya pun menyampaikan sedikit berkurang. Akan tetapi pihak keluarganya berharap Pemerintah daerah bisa mengobati kesembuhan Arum hingga sampai dioperasi agar tidak lagi merasakan sakit yang sebelumnya dirasakan setiap hari. Arum menyampaikan, setelah diberi obat dari Puskesmas Loji, dirinya bisa merasakan tidur yang lumayan nyenyak. Tidak seperti di hari-hari biasanya dirinya sering mengalami sakit yang teramat dahsyat, hingga tidur pun tidak nyenyak.
Menurutnya sakitnya seperti digerogot dari dalam bahkan nyerinya hingga ke punggung. Akan tetapi setelah di tangani oleh pihak Puskesmas, dirinya seperti mendapatkan enerji baru kembali. "Saya malam bisa tidur nyenyak dan bahkan punggung saya pun terasa ringan tidak di hari-hari sebelumnya sakit saya sangat teramat sakit. Bahkan yang bisa saya bisa lakukan hanya menangis saja. Padahal saya mesti melayani suami saya yang tengah sakit stroke. Kasihan suami saya tidak ada yang mengurusnya. Sekarang saya pun tengah di urus oleh cucu saya saja disini. Dan saya ingin kembali sembuh seperti biasanya dan kembali mengurus suami saya yang terkena sakit stroke," harapnya.
Ade (21), menyampaikan hal yang sama. Dirinya berharap pemerintah bisa membantunya hingga sampai di operasi sakit yang diderita oleh neneknya itu. Karena keterbatasan biaya hingga pengobatan hingga ke Puskesmas pun banyak diurungkan. Sampai saat ini program-program kesehatan dari pihak pemerintah belum ada yang dipunyai. Sementara karena biaya yang diduganya akan mengeluarkan banyak dana, maka dirinya sering mengeluh kepada tetangga-tetangga.
"Sampai saat ini yang saya takuti adalah ketika membawa neneknya dan kakek nya berobat, dana yang dibutuhkannya sangat besar makanya berkali-kali saya urungkan untuk bisa membawa ke dokter atau pun berobat. Saya berharap pemerintah bisa membantu kami agar bisa menyembuhkan nenek dan kakek saya yang tengah sakit. Saya sebenarnya tidak tega dengan apa yang di idap oleh ke dua kakek dan nenek saya tapi apa yang bisa saya lakukan sementara ini tidak ada," imbuhnya.
Disampaikan Kepala UPTD Kesehatan Tegalwaru, H.Ujang suryana, kendati demikian dirinya akan berupaya agar Arum bisa sembuh dengan analisa dan observasi yang sekarang tengah dilakukan pun mengarah ke arah kesembuhannya. "Saat ini pun biaya untuk rawat inap nenek Arum dibebaskan. Dan saya pun tengah berupaya agar bisa sampai di operasi ke rumah sakit besar," ujarnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template