Nasib Jalan Kalihurip Tidak Jelas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Nasib Jalan Kalihurip Tidak Jelas

Nasib Jalan Kalihurip Tidak Jelas

Written By Mang Raka on Kamis, 02 Juni 2016 | 15.30.00

-Perusahaan dan Pemda Harus Turun Tangan

CIKAMPEK, RAKA - Bukan hal yang aneh memang bila jalan interchange tol Kalihurip selalu rusak. Jalanan tersebut memang tidak bertuan. Sejak awal pembangunan, lokasinya memang tanah milik pribadi. Sehingga baik pemerintah pusat, provinsi, maupun pemda tidak mengalokasikan anggaran untuk perbaikan.
Yusuf Nurwenda tokoh masyarakat Cikampek kepada Radar Karawang, Selasa (31/5) heran perihal keberadaan jalan tak bertuan di Cikampek. "Jadi itu mah kayak jalan tidak bertuan. Karena awalnya kan tanah Pak Tomi dan Koh Amen. Tapi tetep pemda harus memikirkan bagaimana memperbaiki dan merawatnya, mengingat itu merupakan jalan masuk wilayah Karawang," ujar mantan kades yang akrab disapa Uus itu.
Dia menyampaikan pemda harus serius agar akses jalan masuk tol Kalihurip itu menjadi lebih baik. Bukan hanya jalanan, penerangan jalan umum juga harus representatif sehingga tidak mengancam keselamatan para pengendara yang melintas, terutama di malam hari. "Sering terjadi kecelakaan di situ. Karena jalannya rusak. Jelek, terus tidak ada PJU," tambahnya.
Dia menyarankan gencarnya pemerintah daerah (Pemda) melakukan sidak ke perusahaan-perusahaan yang ada di Karawang, harus ada efek positif untuk warga Karawang.  Selain persoalan ketenagakerjaan, harus juga didorong agar dana Corporate Social Responsibility (CSR) bisa dialokasikan untuk perbaikan jalan yang rusak.
Terutama jalan penting seperti interchange tol Kalihurp yang selali dilintasi pejabat negara. "Jalan itu dibetulkannya kalau mau ada presiden lewat aja. Kalau gak mah gak mungkin ada perbaikan," tegasnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, minimalnya CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Kawasan Industri Kujang Cikampek (KIKC) dan Indotaisei. Karena minimalnya, perusahaan yang ada di dua kawasan tersebut kendaraannya lalu-lalang di jalan yang sering rusak itu. Dia juga membandingkan, dengan infrastruktur jalan di Kabupaten Purwakarta. Bagi jalan-jalan protokol sangat jarang adanya jalan-jalan yang rusak atau bolong. Bahkan untuk PJU nya juga sangat baik, bukan hanya PJU dipasang juga lampion-lampion indah sehingga menjadi daya tarik orang yang melintas. "Gak usah jauh-jauh sama kayak Purwakarta dulu lah. Yang penting jalannya diperbaiki. Bagus, PJU nya ada dan nyala," pintanya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang yang terpilih dari dapil V, H Danu Hamidi menyampaikan anggota dewan pernah membahas akses jalan interchange tol Kalihurip dengan perusahaan plat merah yang ada di KIKC, yaitu dengan PT Pupuk Kujang Cikampek.
Bahkan pihak Pupuk Kujang menurutnya siap mengalokasikan anggaran CSR untuk membantu memperbaiki jalan interchange tol Kalihurip tersebut. Dengan catatan pembagian anggarannya harus jelas mana yang kewajiban pemda, mana kewajiban perusahaan. "Kami pernah rapat dengan Kujang, karena jalan disitu masuk juga ke daerah kawasan. Maka perusahaan siap untuk mengalokasikan anggaran. Tinggal menunggu bagaimana draf yang disiapkan oleh pemda. Pembagian anggarannya harus jelas," pungkasnya. (zie)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Ini... coba... dan pemerintah di karawang minta mobil? Ya allah, hallo anggota dewan... apa bisaa dengar suara rakyat mu

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template