Motivasi Home Industri di Tegalwaru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Motivasi Home Industri di Tegalwaru

Motivasi Home Industri di Tegalwaru

Written By Mang Raka on Selasa, 07 Juni 2016 | 13.00.00

TEGALWARU, RAKA - Pertumbuhan usaha makro berbasis bisnis diharapkan akan ikut memicu perkembangan usaha mikro di pedesaan. Melalui itu, nantinya banyak yang berharap usaha-usaha kerakyatan yang tersebar di desa-desa mampu bersaing dengan usaha-usaha besar di luar daerah.

Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Bekasi, Anwar Hidayat (30) yang juga warga Kecamatan Tegalwaru, mengatakan dalam kegiatan saresehan perekonomian rakyat mandiri memaparkan, sedianya usaha-usaha rakyat bagi masyarakat di zona pariwisata sangat mumpuni dan bisa tereksplorasi dengan baik. Namun dibutuhkan kerjasama dari semua pemangku kebijakan agar selain mampu bertahan bisa mengakomodir pekerja sekitar.
"Yang terpenting ketika pasar bisa tersedia dan regulasi terjamin maka usaha mikro pedesaan mampu menjadi aplikasi yang terbaik memangkas angka pengangguran di wilayah pedesaan karena bisa menyerap tenaga kerja dengan baik. Saya yakin pemerintah ketika memberikan solusi tersebut maka angka pengangguran di pedesaan bisa di tekan dengan baik," imbuhnya.
Demikian juga Acep Kartawijaya (40), pelaku industri rumahan di bidang makanan ringan tradisional. Menurut dia kendala yang sering mereka alami adalah market (pasar), kondisi tersebut membuat pelaku industri di perkampungan sedikit terhambat ketika mengelola anggaran karena hambatan regulasi modal. "Ketika pasar macet maka kendala strategisnya modal menjadi macet tidak bisa berjalan hingga banyak yang gulung tikar saat mereka mencoba bertahan," katanya.
Di tempat terpisah, Cucu (37), warga Kampung Cacaban, Desa Cintawargi, menyatakan dirinya berharap pemerintah bisa membuat solusi yang aktif serta melibatkan semua unsur kebijakan agar ketika masyarakat bisa menjalan kan bisnis tersebut dengan sinergis. Bisa menjual dan menginginkan harga stabil hingga tidak perlu mengorbankan operasional dengan memeberhentikan pekerja karena sulitnya menjual hasil produksinya. "Produksi rumahan yang ada lumayan banyak di wilayah Karawang Selatan dan sedikit banyak bisa mengurangi pengangguran. Namun kendala kami ya itu, pasar hingga kami kesulitan menjual hasil yang ada. Kami korbankan pekerja karena operasional kami membengkak. Itu saja harapan kami, pemerintah bisa membantu kami mencari solusi agar pelaku usaha mikro di masyarakat Karawang Selatan bisa stabil," tutupnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template