Modus Penipuan via SMS Meningkat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Modus Penipuan via SMS Meningkat

Modus Penipuan via SMS Meningkat

Written By Mang Raka on Senin, 06 Juni 2016 | 13.30.00

PANGKALAN, RAKA - Indikasi meningkatnya kriminalitas selama bulan ramadan agaknya sudah diperkirakan. Bahkan penipuan dengan modus Short Massage Service (SMS) pun bertebaran dengan intensitas lebih sering. Saat ini warga mengaku resah oleh akitivitas kejahatan tersebut.

Modus operansi pelaku dengan cara mengirim sms kepada calon-calon korbannya dan meminta transfer uang untuk keperluan pengobatan orang-orang yang dikenal oleh calon korban. Bahkan akibat aksi tersebut nyaris ada warga yang kena tipu. Dengan dalih meminta uang untuk pengobatan pelaku memperdaya korban.
Seperti dituturkan Warjo, (45), warga kampung Kiara Bandung, Desa Kutamaneuh, dirinya hampir kena tipu dengan modus meminta uang untuk pengobatan. Katanya salah seorang sanak saudaranya sakit keras di rumah sakit umum daerah (RSUD) Karawang. Dan dia menerima telepon agar mentransfer uang untuk kebutuhan obat saudaranya itu. "Untungnya ada tetangga saya yang mengingatkan bahwa sering adanya penipuan bermodalkan dalih pengobatan. Setelah saya telepon saudara saya yang di gorowong ternyata tiddak ada yang sakit. Dan untungnya saya tidak mentransfer uang ke rekening penipu tersebut," kesalnya.
Sementara Feri (32), tetangga Warjo, mengatakan modus penipuan sms itu sering didapatinya diselularnya, bahkan dirinya sering mengabaikan hal itu karena dipastikan hanya bualan belaka. "Makanya pas ada info seperti itu ke tetangga saya Warjo, saya langsdung ingatkan agar cek terlebih dahulu supaya jelas apa yang terjadi. Syukur deh saya ingatkan, akhirnya kan bener juga kalau saudaranya di Gorowong, tidak ada apa-apa. Malahan semua saudaranya sehat semua kok," tukasnya.
Lain lagi Sumi (37), ibu rumah tangga dari Kampung Palasari. Selain sms pernah juga ada seseorang yang menelepon dirinya dan meminta bantuan berupa uang dengan di transper. "Saya tangkal karena saya belum kenal dan juga saya sudah kesal dengan modus-modus seperti itu. Malah bilang hayo kirim dong ditrasnfer uangnya saya butuh nih. Karuan saja saya pun kesal lalu saya putus saja telepon saya. Males meladenin orang yang tidak jelas," tutupnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template