Media Sosial Hapus Jarak Rakyat dan Pejabat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Media Sosial Hapus Jarak Rakyat dan Pejabat

Media Sosial Hapus Jarak Rakyat dan Pejabat

Written By Mang Raka on Sabtu, 25 Juni 2016 | 13.00.00

RENGASDENGKLOK, RAKA - Media sosial kekuatannya benar-benar diperhitungkan. Tempat berbagi di dunia maya itu ampuh dan bertuah untuk melejitkan sebuah produk maupun jasa. Termasuk dalam urusan pemerintahan. Medsos menjadi garda terdepan memberikan informasi kepada masyarakat. Kebebasan yang tinggi serta dapat menjaring audiensi besar, Medos acap kali menjadi alat propaganda sekaligus memasarkan program-program pembangunan kepada masyarakat.
Tengok saja, beberapa pemimpin di kancah internasional, nasional hingga daerah tak pernah alpa berinteraksi setiap saat di media sosial. Kekuatan besar dalam mempengaruhi masyarakat, media jejaring sosial dapat digunakan sebagai alat publisitas. Melalui publisitas, pencitraan individu atau lembaga dapat dilakukan dengan efektif.
Dalam pandangan Ira Mustikawati, Pengamat interaksi sosial jebolan Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia itu mengatakan kekuatan media jejaring sosial dalam melakukan publisitas, pencitraan, dan memersuasi masyarakat disebabkan oleh kelebihan media baru itu dibandingkan dengan media lama atau konvensional.
Ira menyatakan sebagai media baru, jejaring sosial memiliki beberapa kelebihan. Pertama, kemampuan sifat interaktif yang hampir sama dengan kemampuan interaktif komunikasi antarpersonal. Kedua, berperanan besar membangun interaksi personal secara intens dengan partisipan komunikasi lain. Ketiga, menjadi jembatan bila terjadi perbedaan kerangka referensi, memberikan isyarat-isyarat, serta lebih peka dan lebih personal. "Media sosial jadi wahana baru bagi masyarakat berekspresi dengan kebebasan sangat tinggi. Disanalah opini dibuka selebar-lebarannya. Media sosial pun menjadi ajang untuk mencitrakan diri ataupun perusahaan sebagai yang terbaik," kata perempuan tersebut.
Sadar akan kekuatan dashyat media sosial, beberapa politisi, pejabat negara, provinsi maupun daerah berlomba-lomba seaktif mungkin di media tersebut. Di tingkat Jawa Barat, ada nama Ridwan Kamil dan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi hingga terakhir Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang getol berinteraksi di media sosial. "Justru melalui media sosial lah, pejabat tidak memiliki jarak dengan rakyat. Interaksi melalui media ini jauh lebih mudah, mengena dan tepat sasaran ketimbang harus bertatap muka dengan para pejabat tersebut," tukasnya lagi.
Di Karawang sendiri, ada beberapa tokoh politik, pengusaha, tokoh masyarakat yang aktif di Twitter, Facebook, Path maupun instagram. Facebook dan Twitter mendominasi pengguna media sosial di Karawang. "Kekuatan media jejaring sosial dalam melakukan publisitas, pencitraan, dan mempengaruhi masyarakat itu bisa ditangkap sebagai peluang baru bagi setiap individu atau lembaga. Dengan menggunakan pendekatan interaktif dan lebih personal itu, proses persuasi ke masyarakat dapat dilakukan lebih efektif dan dengan biaya jauh lebih murah ketimbang menggunakan media tradisional," pungkasnya. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template