KONI Khawatir Cipule Seperti Gerymang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » KONI Khawatir Cipule Seperti Gerymang

KONI Khawatir Cipule Seperti Gerymang

Written By Mang Raka on Kamis, 16 Juni 2016 | 13.00.00

KARAWANG,RAKA - Kekhawatiran akan tercoret sebagai lokasi penyelenggaraan cabang olahraga (cabor) dayung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX menghantui pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karawang. Untuk itu, jajaran di komite ini kembali mendesak agar renovasi Situ Cipule yang sudah dilakukan sejak lebih satu bulan ini harus rampung akhir Juni ini.

Ketua KONI Kabupaten Karawang Aris Suparno mengungkapkan kekhawatiran itu, kemarin, setelah menyaksikan perkembangan terakhir renovasi Situ Cipule, yang akan digunakan sejumlah kontingen PON IX cabor Dayung untuk uji coba, sebelum bertanding. "Saya harap akhir Juni untuk pengerukan sudah selesai. Karena akan digunakan untuk uji coba," kata Aris.
Aris yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Harian Sub PB PON ini mengatakan, untuk pengerukan laporan terakhir pengerjaan sudah dilakukan hingga 70 persen. Ia menambahkan, penanganan Cipule sendiri dilakukan dengan melibatkan beberapa instansi seperti Dinas Kimrun Jabar, Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Barat dan Bina Marga Karawang melalui anggaran APBD provinsi.
Perbaikan sendiri disebutkan olehnya meliputi, pengerukan dayung oleh PSDA sebesar Rp 7 miliar. Perbaikan jalan dari kawasan industri Surya Cipta hingga Cipule dengan anggaran sekitar 33 miliar. "Sementara itu Kimrun (pemukiman dan perumahan) akan melakukan perbaikan jalan dalam venue di sepanjang 1 km," terang dia.
Aris juga menyebutkan, pada tahun 2015 lalu Kimrun sudah membuat renovasi menara finis dan dermaga. Termasuk 2015 pembangunan gudang perahu. "Tahun sekarang jalan dari Walahar sampai venue digarap," terangnya.
Jika pengerjaan tidak sesuai target, Aris khawatir venue Cipule terancam dihapus dalam pelaksanaan even kali ini. "Cipule jangan seperti Gerymang yang dicoret sebagai tuan rumah," kata dia.
Dengan kata lain, pengerukan memang menjadi hal yang prioritas. Untuk sarana pendukung lain bisa sambil berjalan. Tapi semuanya harus selesai hingga Agustus nanti.
Selain itu ia juga berencana akan meminta rapat khusus dengan bupati Karawang untuk membahas persiapan venue dayung. "Kesiapan PON ini tentu tergantung pemerintah daerah," pungkasnya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template