Kepala Sekolah Merengek Minta Jabatan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kepala Sekolah Merengek Minta Jabatan

Kepala Sekolah Merengek Minta Jabatan

Written By Mang Raka on Selasa, 14 Juni 2016 | 13.00.00

-Ingin Jadi Kepala UPTD Manfaatkan Pejabat

CILAMAYA KULON, RAKA - Isu tak sedap menerpa Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang. Sejumlah kepala sekolah ditengarai merengek meminta jabatan Kepala UPTD PAUD/SD. Oknum ini sengaja memanfaatkan kedekatan mereka dengan pejabat di Karawang.
Tindakan ini pun bikin Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) gerah. Mereka dianggap tidak pantas melangkahi jaabatan fungsional jika langsung naik jabatan menjadi kepala UPTD.
Ketua Koordinator KKPS Wilayah IV Karna S,Pd mengatakan tidak ada larangan kepala sekolah menjadi Kepala UPTD PAUD/SD, karena sepengetahuannya memang tidak ada UU maupun Permendikbud yang mengaturnya. Namun, bukan berarti jabatan Kepala UPTD PAUD/SD itu instan tanpa menempuh jabatan fungsional terlebih dahulu.
Dirinya sepakat apa yang diungkapkan kepala dinas bahwa soal etika harus menjadi prioritas utama, dimana jabatan Kepala UPTD didapat setelah kepala sekolah menjabat pengawas atau penilik terlebih dahulu. Pasalnya, semua kepala sekolah secara disiplin jabatan tetap dibawah pengawas dan penilik, kinerjanya terus Karna dinilai langsung oleh para pengawas dengan varian kriterianya. Baik kepribadian, sosial dan lainnya melalui skala 1-4. Jika bupati mengabulkan kepsek langsung menjabat UPTD, sama saja melangkahi etika yang semestinya. "Redamlah minat jadi UPTD, bagaimanapun prosedur harus ditempuh, biarpun tidak ada aturan yang melarang, tapi kita harap Kepsek ini fahami etika," tandas dia.
Pengawas asal Kecamatan Cilebar ini menambahkan akan sangat berbeda jika Kepala UPTD PAUD/SD berangkat dari pengawas atau penilik yang langsung dari jabatan Kepsek. Karena, jika mengikuti alur, ia jamin, persoalan pendidikan mampu dijawab karena jabatan UPTD itu komperhensif. Namun bila tidak, bagaimana UPTD bisa tahu tugas dan wewenang pengawas dan penilik, sementara dirinya sendiri tidak pernah jadi pengawas dan penilik. Ia mengharapkan masing-masing kepala sekolah agar lebih fokus saja, ketimbang merengek meminta jabatan memanfaatkan kedekatan dengan pejabat tinggi Karawang. "Akan beda nanti kinerjanya, siapa kepala UPTD yang berangkat dari pengawas atau penilik dan siapa yang langsung dari jabatan Kepsek," tandas dia.
Pengawas UPTD Paud/SD Cilamaya Kulon yang bakal menjadi asesor sejumlah SD di Kabupaten Bogor ini menambahkan, guru bisa jadi kepala sekolah atau guru juga bisa menjadi pengawas namun etikanya tidak melangkahi dulu jabatan kepala sekolah. Artinya persoalan kepsek yang ngebet ingin jadi UPTD ini bukan persoalan boleh atau tidak, tapi bagus atau kurang bagus. "Kembali saja ke etika, urusan lain-lainnya silahkan tanya ketua KKPS Karawang," pungkas dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template