Kantor Kejati Dibakar Pembacok Jaksa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kantor Kejati Dibakar Pembacok Jaksa

Kantor Kejati Dibakar Pembacok Jaksa

Written By Mang Raka on Senin, 06 Juni 2016 | 19.04.00

BANDUNG, RAKA - Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat di Jalan RE Martadinata Bandung, diduga sengaja dibakar Deddy Sugarda (58), dengan menyiramkam bensin ke ruang rapat aula Suprapto, Minggu (5/6). Sekitar pukul 12.30 WIB, api menghanguskan aula ruang rapat yang berada di lantai dua.
Saat itu, Deddy mengaku berniat menemui Asisten Intel Kejati Jawa Barat. Deddy kemudian masuk ke ruang rapat aula Suprapto dan menyiramkan bensin yang dibawanya dalam botol minuman. Seketika api langsung menjalar ke beberapa ruangan lainnya.
Kepala Kejati Jawa Barat Setia Untung Arimuladi membenarkan kejadian tersebut. Untung pun menyerahkan masalah ini ke polisi. “Ada informasi katanya sengaja dibakar dan terduga pelaku sudah diamankan. Mengenai motif penyebabnya kami serahkan ke kepolisian,” ungkap Untung.
Untung juga mengaku tak mengenal identitas pelaku termasuk dugaan adanya motif sakit hati pelaku.
Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana menjelaskan, kebakaran kantor Kejati Jabar pada pukul 12.15 WIB dilakukan oleh Dedy. Dia menyiramkan bensin, kemudian menyulutnya dengan korek api. Aula Suprapto dan ruang tunggu tamu ludes akibat aksi tersebut. Apa motif Deddy? "Masih didalami, masih diperiksa," jelas Reny.
Deddy sendiri atau pihak yang mewakili belum bisa diminta keterangan terkait kejadian ini. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Deddy pernah dibui karena membacok jaksa Sistoyo di Pengadilan Tipikor Bandung, 29 Februari 2012 silam. Saat itu, Sistoyo yang bertugas di Kejari Cibinong menjadi pesakitan dalam kasus suap. Motif pembacokan, Deddy sakit hati kepada koruptor. Pada Agustus 2012, Deddy divonis 2 tahun 7 bulan terkait kasus tersebut. Kini, dia berurusan lagi dengan penegak hukum karena diduga kuat membakar kantor Kejati Jabar. (psn/ps/dt)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. hukuman jaksa dan hakim atas kasus suap harus diperberat paling ringan hukuman mati dan paling berat dilempar kepertenakan buaya insaallah ada efek jeranya

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template