Kantong DBD di Ciampel Difogging - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kantong DBD di Ciampel Difogging

Kantong DBD di Ciampel Difogging

Written By Mang Raka on Kamis, 02 Juni 2016 | 15.30.00

CIAMPEL, RAKA - Puskesmas Ciampel melakukan antisipasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue melalui penyemprotan sarang nyamuk (fogging) dan pemberian abate di Dusun Gintung, Desa Kutamekar. Hal itu menyusul serangan penyakit mematikan itu disejumlah desa yang ada di Kecamatan Ciampel.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ciampel, Asep Sunarya mengatakan, kegiatan fogging untuk mencegah terjangkitnya wabah DBD di wiliayah kerjanya. Puskesmas Kecamatan Ciampel melakukan pengasapan atau fogging ke setiap desa yang di duga indemis terhadap wabah tersebut. “Untuk fogging ini kita lakukan di desa Kutamekar tepatnya di Dusun Gintung, karena daerah ini merupakan rawan DBD,” ujarnya kepada Radar Karawang, kemarin.
Masih dikatakan Asep, fogging ini dilakukan secara swadaya atau gotong royong antara masyarakat dengan Puskesmas. Warga secara sukarela mengumpulkan dana untuk membeli solar dan upah pekerjanya. Sedangkan alat dan racun nyamuknya disediakan gratis Puskesmas. “Alhamdulilah partisipasi masyarakat pada aktif semuanya. Hal ini dikarenakan masyarakat dan puskesmas bersama-sama mempunyai tujuan menciptakan desa yang sehat tanpa penyakit apapun,” paparnya.
Tidak hanya itu, dia menjelaskan, pengasapan atau fogging merupakan langkah awal pihak Puskesmas untuk mencegah berkembangbiaknya induk nyamuk aedes aegypty di tempat-tempat yang dianggap sarang nyamuk. Pasalnya, fogging hanya bisa membunuh induk nyamuk saja, sedangkan jentik tidak bisa mati. Untuk mencegahnya masyarakat dihimbau menaburkan abate sejenis obat yang ditaburkan di tempat penampungan air. “Intinya fogging ini merupakan langkah awal saja, selebihnya kembali lagi dari masyarakat itu sendiri dengan membiasakan melakukan 3 M (Menguras, Membersikan dan Mengubur) barang-barang bekas yang biasa dijadikan sarang nyamuk. Insya allah akan teratasi DBD di sekitar lingkungannya,” tuturnya.
Kendati demikian, dia menghimbau, bagi warga yang terinfeksi penyakit DBD dapat segera melaporkan kepada aparatur desa, bidan desa maupun pihak kecamatan. Apalagi masyarakat sekarang sudah banyak mengetahui gejala-gejala DBD muncul yaitu dengan demam panas tinggi disekujur tubuh. "Jika dibilang warga zaman sekarang sudah pada pintar, karena mereka tahu tanda-tanda yang terserang DBD yakni dengan awal demam panas. Makanya kami himbau masyarakat untuk langsung membawa ke puskesmas sehingga tertolong jiwanya," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kutamekar, Amud,  saat dikonfirmasi Radar Karawang, melalui via telepon, mengungkapkan, kegiatan fogging ini atas kesadaran masyarakat kerjasama dengan Puskesmas Ciampel. “Untuk pihak desa dan masyarakat hanya mengumpulkan dana dan tenaga kerja. Sementara puskesmas sendiri menyediakan alat dan racun nyamuk, sedangkan masyarakat mengumpulkan dana untuk membeli solar dan upah tenaga kerja,” pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template