Kades Bocor Kena Lemparan Batu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Kades Bocor Kena Lemparan Batu

Kades Bocor Kena Lemparan Batu

Written By Mang Raka on Senin, 13 Juni 2016 | 21.37.00

-Tawuran Warga Banyusari Vs Cilamaya


BANYUSARI, RAKA - Entah bagaimana awalnya, pemuda Desa Banyuasih, Kecamatan Banyusari, kembali tawuran dengan pemuda Desa Cikalong dan Desa Cikarang, Kecamatan Cilamaya Wetan, Minggu (12/6) dini hari. Aksi memalukan yang rutin dilakukan setiap bulan Ramadan itu, hingga kini tidak pernah jelas akar penyebabnya.
Kali ini Kepala Desa Banyuasih H Mahpudin yang jadi korban. Kepalanya bocor terkena lemparan batu, saat melerai dua kelompok pemuda. Khawatir lukanya tambah parah, Mahpudin akhirnya dilarikan ke rumah sakit. "Kepala saya dijahit 6 jahitan," ujarnya kepada Radar Karawang, kemarin.
Ia melanjutkan, awalnya sekitar pukul 01.00 WIB, dia mendapat kabar ada warga yang tawuran. Mahpudin kemudian menghubungi Polsek Jatisari. Tapi bukannya menunggu polisi, sejurus kemudian Mahpudin malah pergi ke lokasi kejadian, tepatnya di Kampung Maleber, Desa Banyuasih. "Saya langsung ke TKP untuk membubarkan tawuran, khususnya warga saya agar jangan meladeni serangan tersebut. Tapi malah saya yang kena lemparan batu," ungkapnya.
Usai kejadian, Mahpudin melaporkan peristiwa itu ke Polres Karawang. Ia mengaku sangat kesal karena tawuran antarwarga selalu terjadi pada bulan Ramadan. Dia meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas, hingga provokator kericuhan dari pihak manapun bisa ditangkap. "Ini sangat meresahkan warga. Karena jika dibiarkan, tawuran akan selalu terulang," ujarnya.
Kepala Dusun Maleber Endin Samsudin mengatakan, sejak pukul 00.30 WIB pemuda Cikalong sudah bergerombol di beberapa titik. Menginjak pukul 01.00 WIB mereka mulai masuk Kampung Maleber. Kemudian pukul 03.30 tawuran tidak bisa dihindari. "Setelah anggota Polsek Jatisari tiba, maka kondisi langsung bisa terkendali. Tetapi saya juga tidak tahu apa penyebab tawuran tersebut," ujarnya.
Peristiwa itu juga dibenarkan oleh Kasi Trantib Kecamatan Cilamaya Wetan Abdullah AM. Menurutnya karena peristiwa itu terjadi di perbatasan kecamatan, ada beberapa pemuda dari desa lain yang ikut membantu. "Iya kejadiannya di Banyusari. Gak ada yang luka, tapi saya gak tahu kalau ada orang Banyusari (luka)," ujarnya.
Sementara Kades Cikalong Lili Hermanto mengaku tidak mengetahui ada warganya yang terlibat tawuran. Ia mengaku baru pulang dari Kota Bandung. "Gak hapal belum dicek, baru pulang dari Bandung tadi sore jam 5," tuturnya. (zie/rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template