Jadi Santri Itu Menyenangkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jadi Santri Itu Menyenangkan

Jadi Santri Itu Menyenangkan

Written By Mang Raka on Jumat, 10 Juni 2016 | 15.00.00

- Diajarkan Ilmu Agama dan Kemandirian

KARAWANG, RAKA – Menumbuhkan jiwa mandiri dan berakhlakul kharimah, itulah salah satu tujuan dari Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Ar Rohman Kosambi, Kecamatan Klari. Selain memberikan pelajaran tentang keilmuan keagamaan, segala kegiatan yang dilakukan para santri di pondok tersebut juga mengajarkan tentang kemandirian.
Seperti yang tengah dilakukan oleh sejumlah santri dalam mempersiapkan buka puasa, mereka terlihat sangat sibuk ketika hari menjelang sore. Pasalnya, apapun yang diinginkan oleh para santri harus dilakukan sendiri tanpa adanya bantuan dari pondok. Maka dengan pembelajaran seperti itulah mereka bisa memahami artinya perjuangan. “Di pondok mah kalau mau makan ya masak sendiri, beda sama di rumah kalau mau makan tinggal makan aja. Begitupun juga dengan kegiatan lainnya seperti mencuci, beres beres-beres sama makan semuanya dikerjakan sendiri,” kata Herlan, salah satu santri yang tengah masak di dapur pondok.
Bagi dia, kegiatan yang dilakukan para santri di pondok bukan hanya diajarkan tentang keilmuan, melainkan ada pelajaran yang paling berharga juga yaitu membentuk santri agar tidak selalu berharap kepada orang lain. Maka wajar saja jika banyak lulusan dari pondok yang bisa hidup mandiri tanpa bantuan dari orangtua. “Saya juga asli mah bukan asli Karawang, tapi Banten dan alhamdulilah sekarang juga mau cari kerja sendiri, karena itu yang diajarkan pondok kepada kita segala sesuatu harus dilakukan sendiri,” tuturnya.
Hal serupa juga disampaikan Saeful, bahwa hampir setiap hari jika menjelang beduk Magrib, baik santri laki-laki maupun perempuan sama saja tidak ada bedanya. Ketika akan melakukan sesuatu pun harus berdasarkan kemampuan diri sendiri. “Mau santri laki-laki mau perempuan sama aja, semuanya gak dibeda-bedakan,” ungkapnya.
Elsa, salah satu satriwati yang tengah mempersipakan makanan untuk buka puasanya mengaku bahwa dengan apa yang dilakukan pondok terhadap para santri merupakan suatu bentuk kasih sayangnya. Karena dengan seperti itu para santri akan sadar bahwa segala sesuatu dipenuhi dengan perjuangan. “Bagus juga mendidik kita agar bisa mandiri dan alhamdulilah aku juga udah terbiasa,” akunya.
Sementara salah satu guru ngaji di pondok tersebut, Alwi mengatakan, bahwa kegiatan para santri belum bisa berjalan seperti biasanya. Sebab, masih banyak para santri yang berada di rumah sehingga baru hanya beberap santri saja yang terlihat. “Sedikit sih, kebetulan juga habis pada libur jadi belum balik semuanya, jadi seadanya aja kegiatannya,” pungkasnya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template