Ispa Masih Mengancam Warga Klari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ispa Masih Mengancam Warga Klari

Ispa Masih Mengancam Warga Klari

Written By Mang Raka on Jumat, 03 Juni 2016 | 16.00.00

KLARI, RAKA - Penyebaran penyakit ispa karena menghirup debu hasil pembakaran alat masak tungku yang menggunakan kayu bakar agaknya sudah bukan alasan lagi. Namun, ancaman penyakit ini bukan berarti tidak ada, tetapi pola penyebarannya saja berbeda. Kini, debu dan udara dingin, dua hal yang mesti diwaspadai karena berpotensi jadi penyebab inspeksi saluran pernapasan (Ispa).

Terkait itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang didesak agar membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk warga di Kecamatan Klari, yang belum terbebas dari ispa. Masuknya musim pancaroba dikhawatirkan akan menambah masyarakat yang terserang penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ispa) di Kecamatan Klari. "Penyakit Ispa harus ditekan penyebarannya dan salah satunya melalui membiasakan hidup dengan pola hidup bersih," ungkap pemerhati masalah kesehatan, Dea Lestari, belum lama ini.
Dea mengatakan itu sebagai pencegahan dini berjangkitnya penyakit ispa. "Pencegahan secara dini masyarakat Kecamatan Klari harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Kebanyakan masyarakat yang terkena penyakit ISPA, disebabkan lemahnya kondisi tubuh seseorang. Bagi masyarakat yang terkena penyakit ISPA, harus secepatnya memeriksa kondisi tubuh ke Puskesmas terdekat," tutur Dea yang juga memiliki Cita-cita Bidan ini.
Dia melanjutkan, penyakit ISPA akan mulai mewabah di masyarakat, sehingga Dinas terkait harus membuat pelayanan keliling kepada masyarakat. Selain keberadaan bidan desa juga harus dioptimalkan, ditambah dengan menggalakan sosialisasi kepada masyarakat. Penyakit Ispa salah satu penyakit dengan jumlah penderita tertinggi, sehingga harus dilakukan pengurangan penderita setiap tahunnya. "Kita ingin masyarakat yang terserang ISPA, setiap tahun semakin turun dengan tingkat kesehatan yang tinggi," pungkasnya.
Data RAKA menyebutkan, angka kesakitan di Kabupaten Karawang saat ini ternyata mencapai 10 hingga 15 persen atau setara dengan 200 ribu penduduk. Namun angka tersebut masih dibawah standar nasional. Dari beragam penyakit yang terdata penyakit ispa masih bercokol di posisi pertama penyakit di karawang. Ada empat faktor derajad kesehatan didalam tubuh manusia yang berpotensi memicu tumbuhnya ispa.
Pertama merupakan faktor genetik, atau penyakit keturunan dan itu hanya sekitar 5 persen. Kedua yakni pelayanan kesehatan dan itu hanya sekitar 20 persen. Selanjutnya faktor ketiga yakni pola hidup dan sehat sebesar 35 persen, dan faktor terakhir berkontribusi besar sebesar 40 persen yakni lingkungan. Sementara untuk pencegahan dapat dilakukan melalui kebiasaan pola hidup bersih. Terlebih lingkungan berpengaruh besar terhadap kesehatan diri seseorang. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat menjahga PHBS dan lingkungan bersih sehingga dapat meminimalisir bibit penyakit ispa. (ari)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template