Honor Petugas Sensus Masih Digantung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Honor Petugas Sensus Masih Digantung

Honor Petugas Sensus Masih Digantung

Written By Mang Raka on Rabu, 01 Juni 2016 | 15.30.00

-Kepala BPS Belum Bisa Pastikan Pencairan

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) resmi ditutup (31/5) kemarin. Meski demikian, sisa honor para petugas sensus yang sebulan turun lapangan itu masih belum jelas. Tak ayal kondisi ini menuai keluhan dari sejumlah petugas SE yang mengharapkan sisa honor sebesar Rp 2.025.000 untuk Pencacah Lapangan (PCL) dan Rp 2.325.000 untuk Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) bisa cair sebelum Ramadan.
Kata salah seorang petugas SE yang meminta dirahasiakan namanya mengatakan, sejauh ini para petugas sudah merampungkan tugas sensusnya selama sebulan penuh. Bahkan khusus di Telagasari dan Lemahabang saja sudah dibubuhkan tandatangan berita acara sebagai bukti sensus selesai.
Tahap 1 sebesar Rp 400 ribu dan tahap 2 Rp 400 ribu sudah cair meskipun terlambat. Namun saat ini sisa pelunasan konon masih menunggu proses scanning. Padahal dalam perjanjian kontrak kerja sisa honor tahap 3 ini akan cair manakala lapangan sudah beres. Sayangnya terus sumber BPS Karawang ini kebanyakan tidak konsisten. "Katanya nunggu proses scaning, tinggal tahap 3, kita sudah laksanakan sebulan penuh sensus dan selesai berita acara saja 29 Mei kemarin," keluh dia.
Dirinya tambah sumber, masih mentolerir karena tahap 3 pelunasan honor petugas kabarnya paling lambat diultimatum pada tanggal  5 Juni. Anehnya, santer kabar menyebutkan lagi bahwa pencairannya diundur  tanggal 20 Juni.
Jika demikian sesal sumber, waktu ini dirasa terlalu lama untuk menjawab uang lelah para petugas SE. Karena, jika kepala BPS tidak berupaya membayarkan sisa honor petugas dan melunasinya tanggal 20 Juni nanti, berarti kepala BPD ini sudah melanggar Pasal 5 ayat c yang berbunyi tahap 3 sebesar Rp. 2.025.000 (PCL)/ Rp. 2.325.000(PML) dibayarkan setelah penyerahan seluruh hasil pekerjaan selesai dilaksanakan.
Sementara di lapangan terusnya para petugas ini sudah menyelesaikannya baik lapangan maupun administrasinya," kalau dilunasi sisanya tanggal 20 Juni berarti BPS sudah melanggar perjanjian semula," ungkap dia.
Dihubungi Kepala BPS Karawang An Nadzri mengatakan tanggal 31 Mei memang jadwal akhir perampungan sensus ekonomi. Namun tidak semua petugas Sensus Ekonomi (SE) serta merta sudah merampungkan tugasnya.
Karena, yang disebut selesai pekerjaan itu adalah bukan rampung di lapangannya, tapi cheking di BPS. Apakah benar pekerjaannya selesai. Sehingga, jika masih ada petugas yang belum menyelesaikan kerapihan di lapangan, diluar jadwal sensus 1-31 Mei pun, mereka mesti turun lagi ke lapangan menuntaskannya. Artinya, istilah selesai itu adalah versi BPS bukan versi petugas SE.
Disinggung persoalan sisa pelunasan honor, Nadzri mengakui dirinya belum bisa memastikan kapan bisa diturunkan. Apakah sebelum puasa atau saat Ramadan, karena petugas SE itu banyak. Artinya mendaftarkan ke KPPN itu harus kolektif tidak bisa satu persatu. Artinya kalau satu cair, semuanya juga harus cair. "Selesai itu versi BPS, bukan menurut petugas SE. Soal honor saya belum bisa pastikan memang, karena daftar di KPPN itu kan tidak bisa satu persatu, harus kolektif," jelas dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template