Honor Guru Ngaji Terlalu Kecil - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Honor Guru Ngaji Terlalu Kecil

Honor Guru Ngaji Terlalu Kecil

Written By Mang Raka on Selasa, 21 Juni 2016 | 19.08.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Honor guru ngaji yang diberikan setiap lebaran sebesar Rp 1,2 juta, dianggap terlalu kecil jika dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Barat. Di Tasikmalaya misalnya, satu orang guru ngaji diberi Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 18 juta per tahun. Sedangkan satu orang santri miskin diberi Rp 1 juta per bulan.
Anggota Komisi D DPRD Karawang H Cita mengatakan, kedepan pihaknya berupaya agar insentif guru ngaji di Karawang bisa lebih besar. Sangat tidak layak kata Cita, seorang tokoh agama diberi honor Rp 100 ribu per bulan, yang pembagiannya didistribusikan setahun sekali. Yang lebih parah lagi, Pemkab Karawang tak berkutik mengupayakan kenaikannya setiap tahun. Bahkan nominal yang tidak banyak itu juga sering menuai persoalan. Seperti ada dugaan pemotongan oleh oknum kades maupun kecamatan, akibat kuotanya dibatasi. "Padahal jumlah guru ngaji di Karawang masih belum tercover dengan baik validasinya, untuk pemerataan insentif tahunan ini," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Di Tasikmalaya, ia mendengar pemkabnya begitu proaktif memberikan insentif sangat tinggi hingga Rp 1,5 juta, dan dibagikan setiap bulan. Begitupun di Kabupaten Subang. Ia berharap Pemkab Karawang proaktif memperhatikan kesejahteraan para tokoh agama, yang selama ini mengabdi membina moral masyarakat.
Jangan lagi terus mantan Kades Bayurlor ini, ada istilah insentif minim. Kuotanya juga gak beres-beres, sampai distribusinya yang menjadikan seolah-olah guru ngaji tidak memiliki wibawa, dengan harus antre berjam-jam menunggu giliran menengadahkan tangan demi uang tersebut.  "Kalau besarannya masih kurang cukup karena alasan APBD, logikanya sah-sah saja. Tapi persoalan kuota jangan dimainkan," sarannya.
Politisi PDIP ini berharap, ada upaya sinergitas antara eksekutif dan legislatif untuk meningkatkan insentif guru ngaji. Bila perlu distribusinya per triwulan sekali. "Persempit pemotongannya kedepan. Kalau bisa distribusinya tidak setahun sekali. Tapi sekurang-kurangnya pertiga bulan sekali," ungkapnya.
Seperti diketahui, proses pencairan atau penyaluran dana insentif guru ngaji di Karawang, sudah berjalan sesuai jadwal kecamatan dari tanggal 13-29 Juni 2016. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template