Harga Sembako di Pasar Induk Harus Lebih Murah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Harga Sembako di Pasar Induk Harus Lebih Murah

Harga Sembako di Pasar Induk Harus Lebih Murah

Written By Mang Raka on Senin, 06 Juni 2016 | 15.00.00

PURWAKARTA, RAKA - Setelah dilakukan Soft Opening pada 15 Desember 2015 yang lalu, Sabtu (4/6/) Pasar Induk Modern Cikopo diresmikan melalui perhelatan Grand Opening oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dedi yang hadir mengenakan pakaian khas Sunda serba putih ini, langsung dikalungi bunga melati oleh perwakilan pedagang sebagai tanda selamat datang. Pasar Induk yang memiliki luas sekitar 30 hektare dengan hampir 5.000 unit kios dan los ini menyediakan seluruh kebutuhan bahan pokok bagi wilayah Purwakarta, Subang, dan wilayah sekitarnya bahkan Ibu Kota Jakarta.
Tidak banyak yang disampaikan oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam sambutannya. Dia hanya mengatakan selamat kepada seluruh pedagang yang sudah menempati kios masing-masing. Dedi memilih untuk berkeliling menemui satu per satu pedagang sambil menanyakan harga masing-masing komoditas pangan yang ditemuinya. Menurut dia, Pasar Induk harus memiliki penawaran harga yang lebih murah kepada konsumen, karena komoditas pangan yang masuk ke pasar induk belum melalui saluran distribusi yang lain. “Harga kebutuhan pokok di Pasar Induk sudah seharusnya lebih murah dibanding pasar tradisional biasa. Komoditas disini langsung didapat dari petani. Masuk pasar induk harus murah dong," kata dia.
Keberadaan Pasar Induk Cikopo ini, menurut Dedi, harus menjadi solusi terhadap permintaan kebutuhan bahan pokok yang tinggi, apalagi menjelang Bulan Ramadan. Purwakarta sebagai daerah penyangga bagi kawasan wilayah II siap menyediakan seluruh kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat. “Pasar Induk Cikopo ini kan letaknya strategis, konsumen yang datang dari Karawang, Subang bahkan Bekasi dapat langsung mengakses kebutuhan yang mereka perlukan disini. Saya sih Alhamdulillah, Purwakarta dapat berperan menjadi daerah penyangga ekonomi bagi wilayah disekitarnya," jelas dia.
Pihak pengembang Pasar Induk Cikopo PT Jakatijaya Megah yang diwakili oleh Muhammad Suharli menyampaikan, Pasar Induk Cikopo menjadi perwujudan kerja sama yang apik antara pengusaha dan pemerintah daerah dalam rangka pengejawantahan asas ekonomi kerakyatan. "Saya mewakili PT Jakatijaya Megah berterima kasih kepada pemerintahan di Purwakarta. Kami memiliki spirit yang sama yakni pengembangan ekonomi kerakyatan. Semua komoditas yang dijual disini adalah produk rakyat dan dibeli kembali oleh rakyat. Roda perekonomian berputar di Pasar Induk ini," kata dia.
Suharli sempat mengatakan bahwa Pasar Induk Cikopo ini potensial untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dirinya optimis Purwakarta dapat menjadi kiblat bagi pengembangan pasar tradisional. “Orang Jawa Barat dan Jakarta mulai belanja di pasar ini, saya optimis sekali Purwakarta dapat menjadi percontohan bagi lestarinya pasar tradisional," pungkasnya. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template