Guru Punya Klinik Kesehatan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Guru Punya Klinik Kesehatan

Guru Punya Klinik Kesehatan

Written By Mang Raka on Senin, 06 Juni 2016 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA - Guna menjaga kesehatan para guru dan tenaga kerja lainnya, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang, rencanakan membuka pembangunan klinik untuk guru yang dibangun di gedung PGRI.
Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Sekbid informasi komunikasi (Infokom) PGRI Kabupaten Karawang, Dr H Mulyana Surya Atmaja S.Pd, M.Pd bahwa rencana pembangunan klinik sudah dalam tahap pembangunan awal. Dengan memyediakan beberapa ruang pemeriksaan dan pengobatan diharapkan, bisa memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja dalam bidang kesehatan. "Sejauh ini masih dalam tahap proses pembangunan rencanannya kita akan bangun 3 ruangan dari lahan kurang lebih 8 x 12 meter," katanya, saat berbincang dengan Radar Karawang di PGRI.
Menurut dia, pembangunan klinik PGRI merupakan hasil musyawarah para guru dan bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk mengatasi semua penyakit yang tengah dialami oleh para guru. Tak hanya itu rencananya pembangunan klinik tersebut pun bisa melayani masyarakat umum yang menggunakan BPJS. "Untuk saat ini, baru ada satu dokter yang sudah siap bekerja sama dalam melayani kesehatan, selain guru kita juga buka untuk umum," terangnya.
Dia menilai, bahwa adanya klinik PGRI memang sudah layak untuk dibangun di Kabupaten Karawang. Terlebih, kata dia, pembangunan rumah sakit ataupun klinik sangat banyak dibutuhkan masyarakat. Maka dari itu, dengan adanya klinik PGRI setidaknya bisa mengurangi jumlah pasien yang ada di rumah sakit. "Kita tahu sendiri lah kalau kita berkunjung ke rumah sakit, masih banyak orang yang terlantar dan kurang perhatian, jangan sampai kaya gitu," ucapnya.
Untuk jadwal buka klinik sendiri, dia menerangkan bahwa butuh 3 dokter dalam memfasilitasi kebutuhan. Sebab, tak mungkin bagi dia, jika dalam 6 hari hanya cukup oleh satu doker saja. "Buka Senin sampai Sabtu dari jam delapan pagi sampai malam, jika perlu nanti kita akan buka 24 jam, melihat dulu kondisi saja nanti, satu dokter dua hari jadi butuh 3 dokter," ungkapnya.
Sementara Bendahara PGRI Kabupaten Karawang, Dedi Jubaedi, mengaku bahwa anggaran yang digunakan untuk pembangunan klinik tersebut berasal dari uang khas PGRI. "Belum tahu habis berapa untuk klinik nanti, sekarang saja sudah habis 8 jutaan untuk bangunan itu juga belum selesi, nanti saja ngobrol lagi ini kan baru rencana nanti pas sudah jadi baru bisa diketahui nanti juga bakal di resmikan ko," tuturnya, saat dimintai kejelasan anggaran.
Sementara Ketua PGRI, Nandang Mulyana menegaskan, bahwa pembangunan klinik bukan lagi merupakan rencana. Melainkan sudah dalam tahap proses pembangunan. "Insya Allah setelah lebaran nanti klinik sudah bisa digunakan," pungkasnya. (yna)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template