Gara-gara Basah, Harga Gabah Turun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gara-gara Basah, Harga Gabah Turun

Gara-gara Basah, Harga Gabah Turun

Written By Mang Raka on Kamis, 02 Juni 2016 | 15.30.00

TEMPURAN, RAKA - Beberapa desa di Kecamatan Tempuran mulai memasuki masa panen. Namun, kondisi tanaman yang rebah dan tanah basah akibat lembab dan diguyur hujan beberapa hari, membuat harga jual gabah sejumlah varietas ikut terkerek naik.
Petani di Pulowideng Desa Jayanegara, Erus (38) mengatakan, puluhan hektare sawah di Pulowideng sudah masuki masa panen. Namun, harga jual gabah yang awalnya diprediksi bertahan di kisaran Rp 4.500 -4.800 per kilogramnya, justru dipatok tengkulak dengan harga di kisaran Rp 4 ribu.
Itu terus Erus, lantaran gabah yang ditebas rebah dan basah karena tanah berlumpur akibat diguyur hujan beberapa hari terakhir. Tidak itu saja, produksi yang basah dan rebah juga merugikan petani. "Ditimbang juga basah, tengkulak beraninya Rp 4 ribu perkilogramnya, ada yang Rp 4.100-4.200 ribu tapi dihutang," sesal dia.
Senada dikatakan salah seorang tengkulak Musa (35). Jika melihat bulir padi sebenarnya bagus. Begitupun produksinya tak kurang dari 4-6 ton per hektarenya. Namun, kondisi gabah yang basah membuat harga pasaran yang dipatoknya cukup rendah. Namun ia jamin itu pun tidak dibawah Harga Pokok Pemerintah (HPP) Rp 3,7 ribu perkilogram.
Memang terus Musa, harga gabah antara musim gadu dengan musim rendeng berbeda. Soalnya di musim rendeng banyak hujan dan lembab sehingga membuat harga gabah anjlok. Ini berbeda saat panen sebelumnya di musim gadu yang kering. Selain produksi yang mencapai 5-8 ton perhektare dengan harga dikisaran Rp 5.500 sampai Rp 5.000, kualitas gabah pun cukup bagus. Sementara saat ini berbanding terbalik akibat basah dan rebah. Harga pasar juga terus turun. "Kalau kami beli diatas Rp 4.200 kami rugi pak. Soalnya gabahnya basah, ditimbang juga bobotnya lebih berat karena basah," tandas dia. (rud)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template