Enan Sudah Siap Gantikan Dasim - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Enan Sudah Siap Gantikan Dasim

Enan Sudah Siap Gantikan Dasim

Written By Mang Raka on Kamis, 16 Juni 2016 | 19.24.00

KARAWANG, RAKA - Detik-detik jelang digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya (Golkar), sejumlah kandidat ketua pengganti Dadang S Muchtar mulai bermunculan. Salah satunya Enan Supriyatna. Bendahara Partai Golkar ini menyatakan ikut dalam pertarungan memperebutkan kursi ketua partai beringin.
"Saya dari awal sudah niat maju. Kalau sudah ada formulir yang disediakan panitia, insya Allah akan saya ambil dan saya akan ikut maju," kata Enan kepada Radar Karawang.
Bagi pria yang tinggal di Adiarsa ini, momentum musda menjadi tonggak awal maju atau mundurnya partai. Karena itu, pemilik suara dalam hal ini Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar diminta jeli memilih figur.
Bagi Enan, Golkar saat ini memerlukan sosok yang memiliki 3 kriteria. Yakni komitmen, manajerial dan finansial. "Ketua Golkar yang ideal dan diperlukan saat ini ialah mereka yang punya komitmen membesarkan partai, punya skill manajemen yang baik dan tentu harus ditopang oleh ekonomi yang kuat. Jangan sampai partai ini dipimpin oleh figur yang tidak menghidupkan partai, atau malah sebaliknya, malah menjadikan Golkar sebagai sumber penghidupan," kata Enan.
PK Golkar sebagai pemilik suara, pinta dia, harus pandai melihat situasi. Sebab jika mereka memilih figur yang salah, maka Golkar akan semakin mundur. Enan juga berharap, semua pihak memberikan kebebasan kepada PK untuk menentukan pilihan. "Tak perlu lagi ada tekanan, intervensi dan intimidasi. Biarkan Musda ini berjalan dengan demokratis," harap dia.
Ketika disinggung kendala yang akan mungkin dihadapi Enan mengingat dirinya pernah dipecat dari partai, pria ini menyebut pemecatan itu tindakan yang ilegal. Kendati demikian, ada kabar baik bagi Enan, sebab paska digelarnya Musyawarah Nasional Luar Biasa di Bali, ada surat edaran yang mengamanahkan agar tindakan pemecatan selama dualisme kepengurusan DPP berlangsung segera diakhiri. Mereka yang dipecat pun harus direhabilitasi. "Amanah munaslub Golkar kemarin begitu. Lagi pula, surat pemecatan itu ilegal dan sudah dinilai oleh DPP, maupun DPD 1 Jawa Barat," tegas dia lagi.
Ia mengaku sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti Musda. Bahkan jauh-jauh hari timnya sudah terbentuk semenjak Pilkada 2015 lalu. "Saya sudah membangun komunikasi dengan pemilik suara dalam hal ini PK. Sebelum pilkada juga sama, dan sampai saat ini komunikasi itu masih terjalin dengan baik. Saya paling telepon, kalau tidak paling ketemu person to person," tambah Enan.
Jika tak ada aral melintang, ia segera mendeklarasikan diri maju Musda Golkar kepada khalayak ramai. "Cuma tunggu sinyal dulu dari panitia, nanti setelah ngambil formulir baru kita adakan deklarasi," tutup dia. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template