Elpiji 3 Kg Diganti Kayu Bakar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Elpiji 3 Kg Diganti Kayu Bakar

Elpiji 3 Kg Diganti Kayu Bakar

Written By Mang Raka on Jumat, 24 Juni 2016 | 15.30.00

*Mendekati Lebaran Gas Sering Hilang

TEGALWARU, RAKA - Tingginya kebutuhan gas elpiji 3 kg selama ramadan ini memaksa warga di Kecamatan Tegalwaru menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar alternatif pengganti gas tersebut, selain harganya juga yang cukup tinggi.

Hal itu diungkapkan sejumlah warga yang mengaku kerepotan jika untuk memenuhi kebutuhan puasa masih harus menggunakan gas elpiji 3 kg. Terlebih kapasitas pemakaiannyapun lebih besar ketimbang hari biasa. "Kalau dihari biasa menggunakan gas paling lama dua hingga tiga jam, tetapi selama puasa ini bisa empat hingga lima jam. Sementara kita juga perlu hemat untuk nanti sebagai persiapan lebaran," tutur Enyi (64) warga Desa Mekarbuana, Kamis (23/6).
Enyi menekankan kalau pengeluaran belanja di bulan puasa lebih besar ketimbang bulan-bulan biasanya. Maka agar bisa menikmati buka puasa dengan makanan dan minuman yang sehat dan bergizi program hematpun perlu dilakukan. Termasuk melakukan pengetatan disejumlah kebutuhan untuk meminimalkan pengeluaran belanja. Sementara guna mendapatkan kayu bakar warga mencarinya ke hutan. "Lebih baik pengeluaran membeli gas digunakan untuk beli susu dan makan-makanan bergizi. Biar selama puasa tubuh tetap sehat. Sehingga pada saat lebaran nanti bisa optimal merayakannya," katanya.
Sementara Akim (49) mengaku dirinya tengah mempersiapkan kayu bakar selama satu bulan agar disaat lebaran nanti ketersediaan kayu bakar aman dan tidak lagi kesulitan apalagi gas sering langka dipasaran. "Mendingan menggunakan kayu bakar saat ini. Soalnya menghadapi lebaran biasanya gas bakalan hilang dipasaran. "Bukan cuma gasnya saja yang suka hilang ketika lebaran tetapi sekarang juga kan intensitas hujan tidak menentu. Ketimbang nanti repot dibelakang mending disiapkan dari sekarang," ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan Nami (61), dirinya sudah hampir dua tahun tidak menggunakan gas elpiji karena kemampuan dan keadaannya yang tidak mampu. Terlebih ia sudah tidak mempunyai suami. Jangankan untuk membeli gas yang harganya sangat tinggi untuk kebutuhan sehari-hari saja kadang kerepotan. Makanya buat dirinya kayu bakar cukup membantu dalam aktivitasnya sehari-hari. "Anak saya jauh-jauh tinggalnya, maka untuk kebutuhan sehari-hari kayu bakar sangat bantu sekali. Apa saja yang bisa saya makan ya saya dimasak. Saya juga masih kuat berpuasa. Sedang untuk penggunaan kayu bakar saya seperlunya saja," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template