Cikaranggelam Kembali Meluap, 500 Rumah Terendam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cikaranggelam Kembali Meluap, 500 Rumah Terendam

Cikaranggelam Kembali Meluap, 500 Rumah Terendam

Written By Mang Raka on Senin, 20 Juni 2016 | 19.26.00

CIKAMPEK, RAKA - Belum sempat janji Wakil Bupati Karawang Ahmad 'Jimmy' Zamakhsyari tanggal 26 Februari lalu, yang akan mengucurkan Rp 800 juta untuk mengatasi banjir akibat luapan Sungai Cikaranggelam terealisasi, sungai sepanjang 70 kilometer itu kembali meluap, Sabtu (18/6).
Sedikitnya 500 rumah warga Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) I, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek terendam. Menurut seorang warga BMI, Rewendy, banjir jadi bencana langganan bagi warga BMI. Karena sudah biasa, warga tetap bertahan di rumah meski ketinggian air bisa saja tiba-tiba bertambah parah. "Kalau warga gak ada yang ngungsi. Tetep bertahan di rumah. Yang diungsikan itu kendaraan sepeda motor sama mobil saja," jelas Rewendy kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, banjir rutin tersebut sebenarnya sangat menyengsarakan warga. Karena tidak bisa istirahat atau tidur tenang saat melihat hujan turun. Terlebih ketika hujan semakin besar dan lama, maka otomatis warga langsung mengamankan barang-barang berharga. "Jadi sudah biasa, barang-barang elektronik, baju, dokumen dan lain sebagainya hanyut kebawa banjir. Air mulai masuk ke rumah sekitar pukul 04.00 WIB," jelasnya.
Menurutnya akar persoalan bencana ini bersumber dari sempitnya badan sungai, ditambah tumpukan sampah di sipon. "Airnya meluap, karena aliran airnya terhambat sampah yang menutupi sipon," tambahnya.
Dia juga mengaku sudah bosan dengan janji-janji pemerintah yang datang ke BMI, terutama saat terkena banjir besar. Para pejabat ramai-ramai meninjau BMI. Tetapi setelah kunjungan itu, tidak ada aksi nyata untuk menyelesaikan persoalan banjir. "Kami bosan dengan janji pemerintah. Tetap saja banjir lagi. Mereka gak bisa mencari solusinya," tegasnya.
Kasi Trantib Cikampek Asep Amrullah menyampaikan, banjir kali ini tidak sedasyat awal tahun. Karena banjir sebelumnya menenggelamkan rumah dengan ketinggian 2 meter. "Banjir BMI yang deket dengan sipon sekitar 30 cm sampai 40 cm. Totalnya sekitar 500 rumah," ujarnya singkat. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template