Cellica Bela Dadan Sugardan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Cellica Bela Dadan Sugardan

Cellica Bela Dadan Sugardan

Written By Mang Raka on Selasa, 14 Juni 2016 | 20.38.00

KARAWANG, RAKA - Bupati Karawang Cellica menilai, mafia pendidikan yang disebut-sebut Wakil Bupati Ahmad Zamakhsari, merupakan oknum-oknum yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Itu pun masih perlu dibuktikan kebenarannya. Jika benar-benar ada, pihaknya akan menindak dengan tegas.
Orang nomor satu di Karawang ini pun membela Kepala Disdikpora Karawang Dadan Sugardan. Cellica menegaskan, pihak yang disebut-sebut Wakil Bupati Ahmad Zamakhsari mafia pendidikan merupakan oknum. "Saya pikir, jika ada mafia pendidikan sifatnya oknum. Dan Pak Dadan sebagai kepala dinas, tidak mungkin membiarkan mafia pendidikan," ungkap Cellica kepada Radar Karawang, usai mengikuti sosialisasi PPDB Online, Senin (13/6), di gedung PGRI Karawang.
Cellica mengatakan, Dadan merupakan orang baik. Menurutnya keberadaan mafia pendidikan harus dibuktikan terlebih dulu sebelum menghakiminya. "Dadan orang baik dan saya hormat kepada Pak Dadan sebagai kepala Disdikpora Karawang saat ini," lanjutnya.
Dia menegaskan, dirinya tidak segan untuk menindak tegas jika ditemukan ada mafia pendidikan. Tidak ada kata ampun. "Saya akan tindak langsung jika memang terbukti. Termasuk dalam PPDB Online. Jika ada oknum di lingkungan Disdikpora yang bermain, kita lihat saja akan saya tindak tegas," tandas Cellica.
Dikatakannya, raihan WTP, salah satunya merupakan sumbangsih dari rapihnya catatan aset di Disdikpora. "Ini raihan yang diperoleh dari kerjasama semua pihak, termasuk Disdikpora Karawang," terangnya.
Ketua Komisi D DPRD Karawang Pendi Anwar mengatakan jika memang ada bukti mafia pendidikan di Karawang, lebih baik dibuka saja, sehingga semuanya bisa terbuka dengan gamblang. "Menurut saya jika memang ada bukti buka saja," kata politisi Partai Demokrat itu.
Pendi menambahkan, pihaknya di komisi D akan mendorong eksekutif menindak tegas pihak-pihak yang menghambat program-program di lingkungan dinas pendidikan. "Kang Endang Sodikin dan yang lain paling rajin sidak, namun memang tidak menemukan mafia pendidikan yang dimaksud Kang Jimmy," terangnya.
Secara terpisah, Ketua DPRD Karawang Toto Suripto mengaku mendukung rencana Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakshari untuk membersihkan Disdikpora dari jaringan mafia pendidikan. Toto mengatakan, memberantas mafia di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) merupakan tindakan yang tepat yang diambil oleh pemerintah daerah. Karena selama ini pemerintah daerah terkesan tidak punya keberanian untuk bersikap tegas terhadap para mafia. "Jimmy harus bisa membuktikan tudingan itu memang benar ada, dan dibuktikan dengan data yang dia punya. Jangan hanya katanya. Karena saat ini banyak pihak yang memiliki kepentingan, sehingga jika hanya katanya, itu tidak bisa dijadikan bukti. Jimmy juga harus berani mengungkap sekolah mana saja yang bermain dengan mafia pendidikan,” tandas Toto.
Sebelumnya, Jimmy sempat menyatakan akan membersihkan para mafia pendidikan yang mengganggu program pemerintah. Yang paling disoroti Jimmy, terkait pengangkatan kepala sekolah yang diduga terjadi jual beli jabatan. Hanya saja, Jimmy mengaku baru akan mengambil tindakan usai lebaran. (dri/ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template