Buruh Tongkrongi Sidang PT IMC Tekno - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Buruh Tongkrongi Sidang PT IMC Tekno

Buruh Tongkrongi Sidang PT IMC Tekno

Written By Mang Raka on Jumat, 10 Juni 2016 | 15.30.00

PURWAKARTA, RAKA - Puluhan massa buruh mendatangi Pengadilan Negeri Purwakarta untuk mengawal proses persidangan dugaan pemberangusan serikat pekerja di PT IMC Tekno Indonesia.
Manajer personalia di PT IMC Tekno Indonesia, Fitri Sundari, terduga pelaku pemberangusan serikat pekerja dengan pasal 43 jo Pasal 28 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja, dengan ancaman lima tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta terpaksa harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta, setelah dilaporkan buruh karena diduga memberangus serikat pekerja (union busting).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Purwakarta dalam sidang eksepsi penasehat hukum terdakwa di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta, Kamis (9/6), Fitri membantah memberangus serikat kerja. Ia hanya melaksanakan tugasnya sebagai manajer HRD. "Saya hanya manajer HRD yang ditugaskan perusahaan," ujar Fitri saat ditanya hakim soal dakwaan JPU.
Kuasa hukum Fitri, Muara Angkat SH pada akhir pembacaan eksepsinya meminta hakim untuk menolak dakwaan JPU serta menerima eksepsi penasehat hukum. Ia berharap hakim bisa membebaskan terdakwa. "Setelah membaca dakwaan JPU, kami menganggap bahwa dakwaan JPU kabur dan tidak jelas. Sehingga, klien kami tidak terbukti melakukan perbuatan seperti dalam Pasal 43 jo 28 UU Serikat Pekerja," ujar Muara.
Sementara, penggugat dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Purwakarta, Ade Supyani mengatakan, pihaknya melaporkan PT IMC Tekno Indonesia, dalam hal ini manajer HRD dan Personalia. "Sejauh ini bukti konkret di penyelidikkan dan penyidikkan Polda Jabar tindakan union busting mengarah pada saudara terdakwa," kata Ade.
Meski begitu, Ade menegaskan, pihaknya meyakini Fitri hanya alat perusahaan untuk melakukan aksi pemberangusan serikat pekerja. "Harapan kami bukan bu Fitri (terdakwa), tapi perusahaan yang mendesign pemberangusan serikat bekerja. Makanya, harapan kami di PN Purwakarta ini bisa clear," pungkasnya. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template