Bupati Karawang Harus Responsif - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bupati Karawang Harus Responsif

Bupati Karawang Harus Responsif

Written By Mang Raka on Rabu, 15 Juni 2016 | 18.52.00

-Jalan Rusak Makin Banyak

RENGASDENGKLOk,RAKA- Potret buram Rengasdengklok kembali tersaji saat hujan datang mengguyur. Kendati Juni bukan bulan dimana biasa hujan turun, namun terhitung sejak 3 hari terakhir, kondisi jalan di wilayah itu sudah tergenang air. Mereka menganggap, upaya perbaikan berupa mengganjal dengan batu kapur tidak banyak membantu. Status kepemilikan jalan hendaknya tidak dijadikan persoalan jika memang ada niat baik untuk memperbaikinya.
Husen, warga Rengasdengklok Utara mengatakan, bahwa genangan air itu mengganggu aktivitasnya setiap hari. Selain itu, banyak kejadian kecelakaan terjatuh akibat adanya lubang yang tidak diketahui pengguna motor saat melewati jalan tersebut. Sehingga mereka, menjadi korban jalan yang tergenang dipertigaan gedung jangkung koramil Rengasdengklok terjatuh. "Saya sendiri melihat orang terjatuh akibat jalan tergenang ini, sudah sering dan bukan hal yang aneh. Dan kejadian terbaru, ada sekitar dua hari kemarin, seorang ibu sama anaknya kecil jatuh akibat licin dan ada lubang. Yang membuat prihatin, anak kecil sampai meminum air kotoran tersebut. Meski tidak ada korban, kejadian kemarin, membuat tukang ojeg berlarian untuk menolongnya," kata Husen mengisahkan.
Ditempat yang sama, Acung tukang ojeg yang mangkal didekat genangan, mempertanyakan kenapa urusan masyarakat yang menyangkut keselamatan tidak cepat diperbaiki secara permanen oleh pemerintah. Pembangunan di kabupaten lain yang gencar dan terasa bermanfaat banyak bagi warga hendaknya dijadikan contoh dalam bekerja. "Bupati Karawang harusnya bisa mencontoh Bupati Purwakarta yang selalu sigap terhadap kepentingan masyarakat. Jangan sampai seperti rumah sejarah, malah Bupati Purwakarta yang respon terhadap kondisnya. Apa perlu perbaikan jalan ini juga kita minta dari Bupati Purwakarta," tanyanya.
Dulkapi, warga Desa Kemiri menambahkan, sebenarnya alasan bahwa jalan itu milik provinsi tak terlalu soal. Sebab jika ada kemauan apa saja bisa dikomunikasikan. "Kita hanya meminta ada perhatian terhadap kondisi jalan. Tapi kita bisa lihat sepanjang kota Rengasdengklok dan juga jalan pertigaan gedung jangkung Koramil lama ini malah seolah dibiarkan begini saja,” ucapnya mengeluh. (fah)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. Klo rumah sejarah itu kan memang cagar budaya,yg sy tahu bahwa pak dedy mulyadi itu bukan sebagai bupati purwakarta saat merespon hal rumah sejarah tp sebagai tokoh budaya jawa barat..jd wajar klo seorang tokoh budaya jabar langsung meresponnya,jd porsinya bukan sbgi bupati,masa ada bupati daerah lain ngurusin luar kewilayahnya..

    BalasHapus
  2. Bupati karawang dan jajaranya harus benar2 responsif terhadap masalah yang dihadapi di wilayahnya karena masyarakat makin melek media dan expektasinya makin tinggi karena ada perbandingan tetangga yang punya figur bupati sangat baik yaitu bupati Purwakarta.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template