Bulog Karawang Dicurigai Bermain Gabah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bulog Karawang Dicurigai Bermain Gabah

Bulog Karawang Dicurigai Bermain Gabah

Written By Mang Raka on Jumat, 24 Juni 2016 | 14.30.00

-Harga Anjlok Tidak Juga Dibeli

TEMPURAN, RAKA - Selain disorot gara-gara beras miskin berkualitas buruk yang menuai keluhan di sejumlah Desa. Bulog Sub Divre Karawang Bekasi juga dianggap melanggar komitmen Serapan Gabah Petani (Sergap) Karawang dari target 50 ribu ton.
Harga gabah yang kini sedang jatuh dibawah Harga Pokok Pemerintah (HPP), malah tak direspon oleh BUMN yang berkantor di depan kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Karawang ini.
Kades Cikuntul Kecamatan Tempuran Dede Gunawan mengatakan di desanya tengah berlangsung masa panen karena lokasinya berada di golongan air hilir. Namun, akibat basah dan rebah, gabah yang hendak dijual tidak memiliki harga tawar menggembirakan bagi para Tengkulak. Harga pasarannya merosot drastis di bawah HPP Rp 3,7 ribu perkilogram. Kini gabah mereka hanya dihargai Rp 3 ribu saja perkilogramnya.
Selain harga yang rendah, biaya jasa bukan malah menurun tetapi meningkat. Ia merinci seperti jasa rontog padi Rp 1 juta per hektarenya. Kemudian biaya angkut gabah dengan jasa ojeg Rp 6-10 ribu sekali membawa dari tengah sawah ke kampung-kampung. Bahkan, pemilik sawah juga dipusingkan dengan pembagian persentase dengan penggarap. Bahkan ada gabah yang sudah dikarungi namun tidak laku jual. "Harganya anjlok drastis Rp 3 ribu per kilogram. Petani jelas pusing karena banyak biaya jasa yang harus dibayar tapi gabahnya gak laku?," tandas dia.
Lebih jauh ia menambahkan, pemkab dalam hal ini Bulog malah tak bergerak untuk membeli gabah petani yang sudah turun jauh dibawah HPP. Seharusnya BUMN ini aktif membeli. Dirinya curiga ada permainan harga dan transaksi Bulog di sawah-sawah Karawang yang dimanipulasi. Buktinya, meskipun harga gabah rendah, Bulog yang memiliki program Serap Gabah Petani (Sergap), tidak berkutik sama sekali. "Mana Bulog yang dulu menunggu gabah petani di bawah HPP mau diserap? Toh sampai saat ini tak pernah kelihatan," tandas dia.
Kepala Bulog Sub Divre  Karawang-Bekasi Basit, saat disinggung soal distribusi raskin yang buruk di Karawang sampai serapan gabah petani Karawang yang sudah dibawah HPP. Sampai berita ini ditulis, pengganti Mohammad Alexander itu belum memberikan balasannya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template