Bulog Dikeluhkan di Cilamaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bulog Dikeluhkan di Cilamaya

Bulog Dikeluhkan di Cilamaya

Written By Mang Raka on Rabu, 22 Juni 2016 | 13.00.00

-Kades Mau Bawa Raskin ke Bupati

TEMPURAN, RAKA - Seolah tanpa henti, Bulog Karawang terus mendistribusikan beras miskin (Raskin) kualitas rendah. Kali ini dialami sejumlah desa di Kecamatan Tempuran. Bulir raskin yang banyak menir, warna kehitaman dan berbau ini menyulut amarah kepala desa. Bahkan, sampel raskin kualitas rendah itu akan dibawa langsung di depan bupati dan Bulog Karawang sebagai wujud protes yang selalu berulang ini.
Kades Cikuntul Dede Gunawan mengatakan raskin yang baru turun dipertengahan Juni ini kondisinya sangat tidak layak konsumsi dan lebih ideal menjadi pakan ternak. Selain banyak menir dan hitam, raskin tersebut juga berbau apek. Dirinya terus Dede, saat distribusi raskin ke desanya, tengah tidak berada di tempat sehingga kecolongan, tidak mengecek kualitas raskin.
Jika dia ada dan mengecek dulu, ia akan lebih memilih memahan beras tersebut dan memaksa Bulog menggantikan yang baru dengan kualitas lebih baik. Seperti yang dilakukan Kades Labanjaya Kecamatan Cilebar. Sayangnya, raskin yang turun di desanya sudah diterima masyarakat hingga akhirnya komplain bermunculan.
Menurutnya, sasaran raskin itu adalah manusia bukan hewan. Tapi sikap-sikap BUMN ini terus membiarkan raskin kualitas buruk dikirim kepada penerima. Padahal sebelum didistribusikan, konon ada uji tanak yaitu uji kualitas beras. Kadar kualitasnya masih bagus atau tidak. Tapi mengapa, sekelas Bulog ini sampai kecolongan. Ia malah menduga ini ada unsur kesengajaan. "Kurang ajar banget tuh Bulog, masyarakat ini manusia bukan hewan, dari mana menguji kualitas Raskin sampai yang diturunkan buruk begituan," kecam dia.
Dede mengaku, atas temuan ini, sampel raskin di desanya bakal dikumpulkan terlebih dahulu untuk kemudian disodorkan langsung ke hadapan bupati, Bulog bahkan bila perlu, ke Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) karena menurutnya ini merupakan kejahatan sosial. "Ini kejahatan sosial terhadap konsumen, saya akan bawa sampelnya ke orang-orang berkepentingan," tandas dia.
Sementara itu, Radar Karawang sudah berupaya untuk melakukan klarifikasi kepada Bulog Karawang terkait masalah ini. Namun sayangnya, lembaga tersebut belum memberikan jawaban atas keluhan Kepala Desa Cikuntul ini. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template