Bocah Penderita Obesitas Menjalani Observasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bocah Penderita Obesitas Menjalani Observasi

Bocah Penderita Obesitas Menjalani Observasi

Written By Mang Raka on Kamis, 02 Juni 2016 | 16.30.00

TEGALWARU, RAKA - Arya Permana (10), bocah Obesitas asal Pasir Pining Desa, Cipurwasari, akhirnya mendapatkan pengobatan serta observasi dari pihak puskesmas, Loji, Tegalwaru, selama satu tahun. Diharapkan melalui program pengobatan tersebut bisa mengurangi berat badannya sehingga bisa kembali melanjutkan sekolah.

Pihak Puskesmas Loji saat ini telah membuat schedule pengobatan dengan mendatangi langsung pasien di rumahnya. Lewat schedule itu nantinya bisa mendapatkan data konkrit per hari perkembangan kesehatan Arya, selama satu tahun. Sementara pihak keluarga sangat apresiasi dengan adanya program home visit (kunjungan ke rumah) Puskesmas Loji. Selain berharap putranya bisa kembali melakukan aktivitas sekolah seperti dulu ketika kelas 1 dan 2 (sebelum menderita obesitas) dan mengharapkan bisa kembali mengukir prestasi di sekolahnya lagi.
Seperti diutarakan, H.Bandi (54), paman Arya Permana. Dirinya acungkan jempol bagi pihak puskesmas yang telah melakukan jadwal kunjungan pasien bahkan sudah ditetapkan selama satu tahun ke depan. Dia juga amat berterima kasih kepada koran ini karena telah membantu menginformasikan kepada khalayak, hingga mendapat sambutan antusias publik. "Jujur saja jika bukan campur tangan dari Radar Karawang yang telah mempublikasikan perihal Arya Permana, keponakan saya mungkin tidak semua pihak akan mengetahgui kondisi keponakan saya," ungkapnya.
H. Bandi berharap Arya bisa kembali normal dan bersekolah lagi seperti dulu dan bisa mengukir kembali prestasi yang pernah diraihnya. "Memang saya prihatin dengan apa yang di derita keponakan saya dengan bobot beban badan yang sangat berlebihan membuat sulit untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Terlebih untuk berangkat ke sekolah," paparnya.
Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SDN Cipurwasari 1, Mustofa.SPd menegaskan, pihaknya akan membuka pintu selebar-lebarnya bagi Arya Permana agar bisa bersekolah lagi, dan dirinya pun pernah menawarkan agar bisa belajar walaupun di rumahnya. Pihaknya akan mengatur teknis pemberian materi pengajaran bagi anak didiknya itu karena selain pintar juga cerdas maka dirinya berharap Arya bisa bersekolah seperti semula.
"Saya akan tetap mengajak Arya untuk tetap belajar dan bersekolah walaupun harus di rumahnya. Perihal teknis pemberian pengajaran akan kami upayakan bagaimana pun caranya. Saya berharap kembali bisa mengukir prestasi. Jujur saja Arya cerdas dan juga saya malah menginginkan bisa bersekolah seperti biasa. Akan tetapi karena berat bobot badan yang berlebihan maka pihak keluarga pun merasa iba kepada Arya dan berhenti di pertengahan semester tiga dulu," ujarnya.
Sementara di tempat terpisah, Kepala UPT Puskesmas Loji, Tegalwaru H.Ujang Suryana menyampaikan, Puskesmas telah membuat shedule home visit selama satu tahun dan telah dimulai. Dirinya akan bekerja keras agar Arya bisa kembali normal berat badannya. Memang diakuinya pekerjaan yang berat serta telaten dibutuhkan dan juga dirinya menyampaikan Obesitas bukan penyakit yang mudah seperti membalik telapak tangan, tetapi dibutuhkan kesabaran dan semuanya harus terlibat. "Saya berharap dengan adanya kunjungan yang kami laksanakan, mudah-mudahan bisa membuat Arya kembali normal," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template