Baru 75 Pedagang Lunasi Kios - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Baru 75 Pedagang Lunasi Kios

Baru 75 Pedagang Lunasi Kios

Written By Mang Raka on Jumat, 10 Juni 2016 | 12.00.00

- Pengelola Pasar Rebo-Simpang Tolak Disebut Arogan

PURWAKARTA,RAKA - Pengelolaan Pasar Rebo-Simpang menjadi sorotan usai melakukan penyegelan terhadap sejumlah kios. Namun, pengelola pasar tersebut enggan disebut arogan. Dari 350 kios yang ada di pasar tersebut, saat ini baru 75 pedagang yang sudah melunasinya.
Manajemen PT Surya Handa Perkasa (SHP) sebagai pengembang Pasar Rebo-Simpang terus mengupayakan keringanan beban para pedagang untuk kepemilikan kios. Bahkan hingga memprogramkan sewa kios dengan tarif perhari. "Sebelumnya sudah ada tiga opsi kepemilikan kios untuk para pedagang, melui cash, kredit dan sewa. Bahkan jika dirasakan berat sewa perbulan, kita programkan uang sewa kios dengan tarif mulai Rp15.000 perhari, untuk ukuran standar," ungkap General Manager PT SHP, Fransisca S, kepada Radar Karawang, Kamis (9/6).
Menurutnya, pihak manajemen terus berupaya melakukan langkah-langkah untuk lebih meringankan beban kepemilikan kios dan mendatangakan sejumlah investor untuk lebih meramaikan transaksi di pasar. "Kedepan kita juga akan mengundang dan berusaha mengkondisikan agar keberadaan pedagang di Pasar Rebo-Simpang lebih variatif lagi jenis dagangannya," katanya.
Selain itu, terkait kepemilikan. Dari 350 pedagang di pasar tersebut sebanyak 72 pedagang sudah melunasi kiosnya. "Walaupun tidak bisa kita pungkiri masih banyak yang menunggak. Sekali lagi saya tegaskan, kita terus berupaya kooperatif baik dengan pedagang maupun dengan pihak terkait lainnya. Tidak ada niat arogan sedikitpun dari manajemen. Kita juga memahami betul kesulitan pendanaan para pedagang," ujar Fransisca.
Sebelumnya, Koordinator Himpunan Pedagang Pasar Simpang Purwakarta (HP2SP), Asep Irfan mengatakan, dengan arogansi PT SHP relokasi pedagang Pasar Rebo ke Pasar Simpang bisa dianggap gagal. "Selain harga kios yang mahal, pengunjung juga sepi, ditambah lagi dengan penggembokan di pintu 9 blok B, pedagang makin dirugikan," ungkapnya.
Menurutnya, sewa kios yang ditetapkan pengembang juga sangat memberatkan. "Idealnya relokasi kan gratis, memang sebelumnya ada tiga opsi yang diberikan pengembang terkait penggunaan kios. Dengan cara cash, kredit dan sewa, semua pilihannya memberatkan," tutur Asep. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template