Banyak Makanan Berformalin Beredar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Banyak Makanan Berformalin Beredar

Banyak Makanan Berformalin Beredar

Written By Mang Raka on Selasa, 21 Juni 2016 | 19.07.00

KARAWANG, RAKA - Memasuki pertengahan bulan Ramadan ditemukan banyak makanan mengandung formalin beredar, terutama makanan impor. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo di sela kunjungan ke sejumlah pedagang di Pasar Johar, Senin (20/6) siang.
"Lebih baik produk dalam negeri, hindari konsumsi makanan impor. Karawang jangan fokus pada industri, tapi harus fokus juga pada tanaman," katanya.
Dalam kunjungan kerjanya, Edhy didampingi instansi terkait bidang peternakan, perikanan dan perdagangan Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Karawang, juga dari Direktorat Perikanan. Selama menemui pedagang, Edhy mengaku belum menemukan makanan yang ekstrim. Semua makanan di pasar aman dikonsumsi, meski ada beberapa makanan yang harus diwaspadai menggunakan bahan campuran pengawet, dan pewarna berbahaya. "Untuk makanan yang ekstrim belum ditemukan. Tapi memang konsumen harus tetap waspada banyak beredar makanan berformalin," terangnya.
Diakuinya, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional cenderung stabil. Sedangkan sayur mayur turun dibanding tahun lalu. Kata dia, yang jadi acuan bukan naik atau turun harga, tetapi produsen dan pengepul jangan menarik untung terlalu besar, sehingga harga di konsumen kemahalan. "Untuk kebutuhan pokok cenderung stabil. Jika dibanding tahun lalu bisa dibilang ada penurunan. Contoh untuk daging sapi, tahun lalu harga tetap bertengger di Rp 120 ribu. Sekarang meski sempat menyentuh Rp 120 ribu, kini harga sudah Rp 110 ribu per kilogram," ungkapnya.
Dari hasil pantauan tersebut, diketahui terdapat kenaikan harga di beberapa barang tertentu seperti harga daging, baik dari daging ayam, sapi maupun daging ikan. Dalam kunjungan tersebut diketahui harga daging ikan mengalami kenaikan sekitar 10–20 persen dari harga semula, dan untuk daging sapi lokal di kisaran 120–130 ribu per kilogram. Dan untuk harga ayam broiler Rp 26 ribu per kilogram. Untuk harga beras, menurut Kementan Karawang berada di kisaran Rp 9.800 per kg dengan kualitas medium. Harga kacang tanah Rp 26 ribu per kg. Selain terjadi kenaikan harga di sejumlah barang, terjadi pula penurunan harga untuk sayuran seperti cabai dan bawang merah. Harga cabai rawit merah yang sebelumnya Rp 18 ribu per kg kini turun Rp 15 ribu per kg. Harga bawang merah yang sebelumnya Rp 27 ribu per kg, sekarang turun menjadi Rp 26 ribu per kg. Dari pantauan tersebut juga ditemukan beberapa barang yang teridentifikasi mengandung bahan aktif, seperti formalin dan borak yang terdapat di mie curah dan juga dikikil sapi. Petugas dari badan POM pun telah mengambil sampel dari bahan makanan, yang mengandung bahan aktif tersebut guna dilakukan penelitian lebih lanjut.(dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template