Bantuan Dihapus, Sekolah Perbatasan Galau - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bantuan Dihapus, Sekolah Perbatasan Galau

Bantuan Dihapus, Sekolah Perbatasan Galau

Written By Mang Raka on Sabtu, 18 Juni 2016 | 15.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Madrasah Aliah Negeri (MAN) Cilamaya yang lokasinya berada di perbatasan Karawang-Subang tengah dirundung keluhan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di hari pertama. Wacana Penjamin Mutu Sekolah (PPMS) membatasi siswa luar daerah di perbatasan membuat sekolah kelimpungan.Apalagi setiap tahun lebih dari 10 persen siswanya berdomisili di Kabupaten Subang.
Kepala MAN Cilamaya, Drs H Asep Farhan mengatakan tahun kemarin saja ada sekitar 118 siswanya berasal dari Subang. Jika dikalikan Rp 750 ribu persiswa dalam satu tahun, pihaknya sudah kehilangan bantuan Rp 88,5 juta. Saat ini saja, sudah lebih dari 20 siswa luar Karawang yang mendaftar di hari pertama dari total 340 siswa atau 8 rombongan belajar yang dibutuhkannya. Secara tidak langsung, penghapusan PPMS ini dipastikannya bakal mempengaruhi honor yang selama ini diberikan.
Apalagi pencairannya juga hanya 6 bulan sekali sehingga kadang kala madrasah selalu kebingungan mencari dana talang untuk membayar honor para guru non PNS. "PPMS mau dihapuskan, yang ada saja pencairannya 6 bulan sekali? Dari mana kami dapat mencocoki kebutuhan operasional dan honor guru non PNS?" tanya dia.
Ada baiknya saran Asep, Pemkab Karawang mengurangi saja besarannya bagi madrasah atau sekolah yang memang benar-benar berlokasi diperbatasan. Tidak mungkin terusnya, madrasah menawarkan kembali SPP bagi para siswa luar Karawang yang sudah bersekolah di MAN. Adapun jika kebijakan itu benar-benar direalisasikan, maka formulasi koperasi terpaksa akan ia berlakukan bagi siswa luar Karawang supaya mereka menjadi anggota. Sehingga simpan pinjamnya bisa dijadikan talangan sementara untuk memenuhi honor-honor para guru andaikata PPMS dihapus. Koperasi itu sebut Kepala MA asal Plered ini, bisa dinikmati pula manfaatnya kelak saat anak hendak melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. "Gak mungkin kami tawarkan kembali SPP, paling pahitnya kita buat formulasi koperasi nantinya. Tapi lebih baik, PPMS ini gak dihapus," tandas dia,
Lebih jauh ia berharap, jadi atau tidaknya penghapusan ini, harus cepat disosialisasikan, agar nanti pihaknya langsung menyampaikan kebijakan pemkab ini kepada para orangtua/wali calon siswa yang mendaftar ke MAN Cilamaya. Karena, mereka bersekolah,  bukan saja menjadikan MAN ini sekolah alternatif, tapi pilihan untuk membina akhlak dan moral keagamaan di sekolah berbasis agama. Toh, MAN Cilamaya juga sama dengan sekolah umum lainnya yang banyak menorehkan prestasi. "Dilema sih, kita enggan menutut mereka bayar sekolah, semoga ada jalan terbaik," harap dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template