Awas Simpul Macet di Pantura - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Awas Simpul Macet di Pantura

Awas Simpul Macet di Pantura

Written By Mang Raka on Rabu, 22 Juni 2016 | 16.00.00

-102 Ribu Kendaraan Lintasi Cikampek Saat Mudik

CIKAMPEK, RAKA - Persiapan mudik Lebaran tidak hanya bicara soal sarana dan prasana transportasi saja, tetapi soal arus lalu lintasnya. Dibutuhkan rekayasa lalu lintas yang jenius, agar kemacetan tidak terlalu parah.
Bayangkan, menurut prediksi PT Jasa Marga Tbk (JSMR) sedikitnya 102.440 kendaraan akan melintasi tol Cikampek. Jika polisi lengah sedikit, dampaknya bisa fatal.
Direktur Operasional Jasa Marga, Christianto Priambodo mengungkapkan, arus mudik Lebaran pada tahun ini dari H-7 sampai dengan H-1 diperkirakan meningkat 6,17 persen dibanding realisasi tahun lalu. "Prediksinya volume lalu lintas arus mudik mencapai 2,23 juta kendaraan atau naik 6,17 persen dibanding periode lalu sebanyak 2,09 juta kendaraan," ujar dia.
Sementara volume kendaraan saat arus balik Lebaran di periode 6 Juli-sampai selesai, akan melonjak hingga 8,53 persen dengan jumlah 2,28 juta kendaraan. Sedangkan realisasinya di tahun lalu sebanyak 2,10 juta kendaraan. "Lalu lintas kendaraan di hari normal saja mencapai 105 ribu-110 ribu kendaraan per hari. Jadi harapan kami pengemudi dilarang mogok, apalagi sampai ada kecelakaan. Recovery-nya saja bisa dua jam," tutur Christianto.
Sementara itu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di Tol Cikampek. Selama ini tol tersebut memang kerap menjadi titik kemacetan parah saat arus mudik tiba. "Contra flow akan dilakukan dari kilometer 14 sampai kilometer 61 Tol Cikampek," ujar Wakil Ketua Korlantas Brigjen Pol Indrajit.
Contra flow atau lawan arus adalah sistem pengaturan lalu lintas, yang mengubah arah normal arus kendaraan pada suatu jalan raya. Biasanya penerapan sistem tersebut dilakukan untuk mengurai kemacetan. Menurut Indrajit, Tol Cikampek memang menjadi salah satu titik kemacetan setiap arus mudik tiba. Selain karena intensitas mobil meningkat, kemacetan parah di tol sepanjang 73 kilometer itu diakibatkan menumpuknya kendaraan di rest area. "Korlantas memastikan kendaraan yang masuk jalur contra flow, tidak bisa masuk ke rest area mulai dari kilometer 14 hingga kilometer 61," tuturnya. (psn/lp/tr)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template