2017 Trans Karawang Diluncurkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 2017 Trans Karawang Diluncurkan

2017 Trans Karawang Diluncurkan

Written By Mang Raka on Senin, 20 Juni 2016 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Belum lama ini publik Karawang sempat dibuat tersenyum mendengar wacana-wacana tertulis Pemerintah Karawang. Salah satunya adalah wacana pengadaan bus Trans Karawang, sejenis bus kota yang diharapkan mampu mengangkut penumpang dalam jumlah yang besar. Bus berkapasitas 20 penumpang dengan trayek sepanjang 50 Kilometer dari Karawang Kota - Cikempek bahkan rencananya dioperasikan pada 2017 mendatang.

"Pemberlakukan bus ini nantinya guna mengurai kemacetan yang kian hari kian parah di Kabupaten Karawang," ucap Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Dede Sudrajat, ketika itu. Dia mengatakan trayek tersebut tidak akan menggunakan jalur khusus layaknya busway di Jakarta, karena jalan di Karawang sempit yaitu hanya memiliki lebar 10 meter saja, sehingga trayek ini akan berbarengan dengan kendaraan lainnya.
Saat disinggung mengenai hambatan pembangunan trayek trans Karawang ini, Dede tidak menampik hambatannya ialah gesekan dengan para sopir angkutan umum. "Sehingga perlu ada koordinasi terlebih dahulu, agar gesekan bisa dihindari. Lagipula jumlah angkutan umum yang ada di Kabupaten Karawang, dengan jumlah penumpang mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Salah satunya akibat banyaknya warga Karawang yang beralih ke sepeda motor," ucapnya.
Tingginya kebutuhan transportasi inipun tidak terlepas dari pesatnya pembangunan saat ini. Dan, bukan hanya itu, gaya hidup yang semula dinamispun kini mulai bergeser kepada konsumtif. Tentu saja inipun imbas dari perkembangan Karawang yang kian maju kedepan. Dari semua hal tersebut yang patut digaris bawahi sekarang adalah masyarakat Karawang saat ini cenderung dengan gaya hidup yang lebih modern, salah satunya adalah untuk memiliki kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil.
Namun sayang bertambahnya volume kendaraan tersebut ternyata tidak diimbangi perkembangan infrastruktur kota yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Padahal infrastruktur ini merupakan sarana pendukung pembangunan tersebut. Infrastruktur yang ada dari dulu segitu gitu saja, seolah olah tidak ada pemikiran dari pemerintah daerah untuk mengembangkan dan memajukan kota karawang. Sehingga akibatnya pemerintah tidak mampu mengakomodir dinamika yang terjadi saat ini. Salah satu akibatnya ya macet ini. Sudah tentu terhadap kondisi inipun harus ada solusi.
Perlu diingat, kemacetan, kesemrawutan dan kendala lalulintas tercipta karena banyak hal, termasuk kurangnya kesadaran berlalulintas masyarakat. Namun, bukan ini yang menjadii persoalan melainkan parkir dipinggir jalan dan kapasitas konderaan bermotor yang suah overload. Mestinya dengan keadaan seperti ini menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah, paling menambah panjang dan lebar jalan-jalan yang ada diwilayah. Selain mencarikan moda transportasi massal yang mampu mengangkut lebih banyak penumpang. (ari)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template