1 Juli Angkutan Barang Dilarang Beroperasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 1 Juli Angkutan Barang Dilarang Beroperasi

1 Juli Angkutan Barang Dilarang Beroperasi

Written By Mang Raka on Rabu, 22 Juni 2016 | 14.00.00

CIKAMPEK, RAKA - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karawang mulai melakukan sosialisasi larangan operasi bagi kendaraan angkutan barang. Larangan beroperasi tersebut mulai berlaku pada H-5 lebaran sampai H+5.
"Kami sudah mulai sosialisasikan kepada para pengusahaa angkutan barang. Terkait larangan operasi angkutan barang," ujar Kabid Angkutan H Dede Sudrajat saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/6).
Yang menjadi dasar hukumnya, kata Dede adalah surat edaran Menteri Perhubungan no SE 22 tahun 2016, tentang Pengaturan Lalu Lintas Larangan Pengoperasian Angkutan Barang dan Penutupan Jembatan Timbang pada angkutan lebaran tahun 2016/1437 H. "Larangan beroperasi kendaraan angkutan barang untuk mendukung kelancaran lalu lintas pada masa angkutan lebaran tahun 2016, mulai 1 Juli 2016 (H-5) pukul 00.00 WIB sampai dengan 10 Juni 2016 (H+3) pada pukul 24.00 WIB kendaraan barang dilarang beroperasi," jelasnya.
Meski demikian, tidak semua angkutan barang dilarang beroperasi. Ada pengecualian, yaitu bagi kendaraan pengangkut BBM, ternak, sembako, pupuk, susu murni, dan air mineral. "Pelanggaran terhadap larangan dan perintah tersebut akan dikenakan sanksi, sesuai perundang-undangan di bidang lalin dan angkutan jalan," paparnya.
Lain dari itu, Dishubkominfo Karawang juga akan melakukan pengecekan kelayakan kendaraan tanggal 25 Juni 2016 mendatang. Hal ini dilakukan agar semua armada yang digunakan untuk beroperasi pada waktu arus mudik dan balik, benar-benar layak digunakan. "Rencananya tanggal 25 kami juga akan melakukan uji kendaraan," ucapnya.
Kabid Lalin Dishubkominfo Karawang H Adang S menambahkan, dalam pengamanan arus mudik lebaran kali ini, pihaknya bersama lintas sektoral termasuk pihak kepolisian, sudah melakukan pengecekan jalur mudik yang akan dilintasi oleh kendaraan roda dua, yaitu Tanjungpura-Wadas-Cilamaya-Cikalongsari dan Jatisari.
"Untuk R2 bisa dilintasi yah. Kami akan menurunkan anggota sebanyak 95 personel, disebar di berbagai titik yang rawan kemacetan dan kecelakaan. Tentunya di lapangan kami akan bertugas bersama personel dari kepolisian, Satpol PP dan yang lainnya," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template