Waspadai Jalur Waduk Cirata - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Waspadai Jalur Waduk Cirata

Waspadai Jalur Waduk Cirata

Written By Mang Raka on Kamis, 26 Mei 2016 | 14.30.00

PLERED, RAKA - Meski bukan obyek wisata, namun kawasan waduk Cirata sudah menjadi ikon warga untuk melepas penat. Pada waktu-waktu tertentu wisatawan dari dalam maupun luar kota mengunjungi tempat ini untuk berlibur, terutama saat libur panjang seperti jelang  puasa atau setelah hari raya, serta hari pergantian tahun. Pada kesempatan itu, ratusan hingga ribuan masyarakat tumpah ruah berkunjung ke lokasi yang memiliki keindahan alam yang cukup asri ini.
Namun perlu diingat, jangan sampai bermaksud untuk menyambut kebahagian namun ternyata berbuah menjadi petaka, menyusul jalan menuju tempat ini cukup rawan terjadi kecelakaan lalulintas. Kondisi jalan yang berkelok-kelok serta terjal, sering disebut-sebut salah satu faktor penyebabnya. Tak hanya itu, jalan yang bagus tanpa hambatan juga menjadi faktor rawannya kecelakaan, lantaran tak jarang saat melaluinya terkadang memancing para pengunjung untuk menjajal ardenalin para pengendara. "Kalau berkunjung ke sini yang penting hati-hati saja jangan sampai kecelakaan,  jalan menuju Cirata ini bisa dikatakan cukup rawan jika tidak hati-hati. Patuhi rambu-rambu lalulintas, karena di sepajang jalan ini pihak pengelola sudah menyediakan rambu-rambu lalulintas," saran Yudi (24) salah seorang anggota satuan pengamanan (Satpam) di kawasan Cirata.
Menyusul, lanjut dia, kawasan waduk Cirata akan kembali banyak dikunjungi para pengunjung. Pasalnya kini masuk libur kenaikan kelas.  "Ya memang pada momen-momen itu kawasan Cirata banyak dikunjungi, jadi tak hanya hari libur saja," ujarnya.
Sementara itu, melihat dari beberapa kasus kecelakaan di jalan menuju kawasan waduk Cirata, rata-rata didominasi kendaraan roda dua.
Beberapa waktu lalu, diduga tidak hati-hati, seorang kakek tua pengendara motor Honda Revo jatuh tersungkur di Jalan Raya Cirata, tepatnya sekitar Kecamatan Maniis. Akibatnya sang kakek yang diketahui bernama  H. Soleh (67) warga Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipendeui, Kabupaten Bandung Barat, itu langsung tak sadarkan diri di lokasi kejadian. Korban yang mengalami luka cukup parah di bagian kepala akibat tidak menggunakan pengaman kepala (helm) sempat dikira tewas. Namun karena masih bernapas, warga langsung menolongnya dengan memberi pertolongan pertama, bahkan sempat diberi napas buatan hingga akhirnya sadarkan diri. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template