Warga Sirasima Tinggalkan Elpiji - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Sirasima Tinggalkan Elpiji

Warga Sirasima Tinggalkan Elpiji

Written By Mang Raka on Sabtu, 21 Mei 2016 | 13.30.00

MENGGUNAKAN kayu bakar sebagai pengganti gas elpiji sebagai bahan bakar dirasa lebih baik bagi warga Kampung Sirasima, Desa Ciptasari, selain lebih hemat dan mudah didapat. Hampir seperempat warga kampung itu meninggalkan gas elpiji 3 kg sebagai bahan bakar memasak dan keperluan lain.

Seperti dituturkan, beralihnya perhatian masyarakat dari gas elpiji 3 kg ke kayu bakar terpicu karena kondisi ekonomi dan mahalnya harga gas tersebut. Anggaran beli gas nya itu dialihkan untuk membeli lauk pauk dan sayur mayur. Selain itu pula, warga beralih ke kayu bakar pun salah satu indikasi sulitnya mendapatkan gas elpiji di wilayah perkampungan. Sehingga untuk tetap melaksanakan kegiatan memasaknya mereka beralih menggunakan kayu bakar agar lebih hemat.
Diutarakan Hasanah (34), dirinya sudah tiga bulan terakhir ini tidak lagi menggunakan gas elpijji, baik yang 3 Kg maupun yang besar karena pendapatan perekonomian yang tidak jelas. “Kualitas masaknya pun lebih baik menggunakan kayu bakar dibanding gas elpiji. Masalah hemat pun menjadi prioritas, lebih baik saya belikan lauk pauk dan sayur mayur karena dengan seharga gas elpiji keluarga kami bisa makan lebih baik," ujarnya.
Lain lagi Cicih (41) ibu rumah tangga di Kampung Sirasima, karena pendapatan suaminya yang tidak jelas sebagai buruh serabutan, dirinya sudah satu tahun ini beralih tidak lagi menggunakan gas elpiji. Maka kegiatan sehari-harinya sebelum memasak terlebih dahulu mencari kayu bakar agar bisa memasak. “Saya setiap hari bersama tetangga mencari kayu bakar. Saya pun pengennya menggunakan gas elpiji, tapi suami pekerja serabutan, kadang dapat uang kadang tidak. Makanya saya lebih baik memutuskan tidak menggunakan gas elpiji. Lumayan lah menghemat uang anggaran belanja kami juga sih," akunya.
Sedang Emih (54) menilai kayu bakar lebih baik daripada gas elpiji jika melihat dari masakan yang dihasilkannya. Menurut nenek satu cucu itu kepada RAKA dirinya tidak bisanya mengoperasikan kompor gas, sehingga kayu bakar sebagai solusinya. Saat ini sudah hampir seumur hidupnya tidak menggunakan kompor gas. “Masak nasi itu malah lebih enak menggunakan kayu bakar lebih pulen. Kualitas masak pun terasa lebih terasa bumbu dan rasanya," ujar Emih. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template