Warga Cintalaksana Bangun Jembatan Asa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Cintalaksana Bangun Jembatan Asa

Warga Cintalaksana Bangun Jembatan Asa

Written By Mang Raka on Senin, 16 Mei 2016 | 14.00.00

TEGALWARU, RAKA - Demi kelancaran akses pertanian di wilayah hutan pangkuan Sanggabuana, tepatnya di Kampung Babra Garung, Desa Cintalaksana, Minggu (15/5) warga setempat membangun jembatan asa. Diharapkan melalui jembatan bambu ini kedepannya aktivitas perekonomian warga disana semakin mudah, sehingga dapat memicu tingkat kehidupan warga.  

Selain itu warga juga berharap selain sebagai akses menuju Curug Cikoleangkap jembatan itu juga menjadi akses utama menuju beberapa areal pertanian di pangkuan hutan Sanggabuana. Jembatan tersebut dibangun menggunakan bambu dengan panjang hampir 50 meter dan lebar 1,5 meter akan memudahkan pengunjung juga menikmati panorama alam yang indah dari hutan Calincing dan sekitarnya.
Diterangkan Akim (44), dengan jembatan itu nantinya akses keluar dan masuk kampung jadi lebih mudah dan aman. "Nantinya akan lebih nyaman melintas hutan dan yang cukup menghiburnya panorama alam pegunungan pesona dinding dari puncak calincing sangat takjub dan indah. Jadi pengunjung akan terhibur dan tidak membuat bosan dalam perjalanannya karena disuguhi indahnya panorama alam sekitarnya," paparnya.
Ditempat terpisah, Budi Darmawan (41) tokoh masyarakat Desa Cintalaksana, mengatakan pembangunan jembatan itu hasil dari kepedulian warga terhadap lingkungan agar selain bermanfaat bagi warga juga pengunjung serta anggarannya didapatkan dari sumber keuangan sendiri. Pekerjaan itu sendiri dibantu oleh beberapa pekerja yang juga sebagai rekan dari perapihan Hutan Calincing. "Jembatan ini tidak untuk dilintasi kendaraan bermotor tetapi sebagai akses warga disini yang rata-rata petani untuk lebih memudahkan sampai ke areal pertaniannya," ucap Budi, inisiasi pembuatan jembatan asa tersebut.
Hal senada dikatakan Adim (30), dirinya memang dipekerjakan untuk membangun jembatan agar bisa cepat pembangunannya. Sementara saat sebelumnya petani dan pelancong yang datang kesulitan melintas akses itu karena tidak ada jembatan. "Kami hanya menjalankan saja dan sesuai dengan apa yang memang dirasakan oleh masyarakat dan para pelancong yang datang. Kami berusaha memberikan kenyamanan agar jembatan itu bisa secepatnya terealisasi," pungkasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template