Warga Bisa Terpicu Turun ke Jalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Bisa Terpicu Turun ke Jalan

Warga Bisa Terpicu Turun ke Jalan

Written By Mang Raka on Rabu, 25 Mei 2016 | 16.30.00

*Aktifitas Truk Semakin Membahayakan

PANGKALAN, RAKA - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) ditantang untuk menertibkan truk-truk yang sering konvoi di Jalan Badami Loji. Selama ini keberadaan truk-truk itu dirasa mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya, karena mengendarai truknya tanpa mempedulikan keselamatan pengendara dibelakangnya.  

Konvoi kendaraan itu bahkan membuat mobilitas kendaraan lainnya terganggu dan tidak terkecuali kendaraan-kendaraan penting seperti mobil ambulan pengangkut pasien, selain mobilisasi warga yang hendak mengejar waktu. Kepentingan mereka terhadang oleh kendaraan-kendaraan yang sering berjajar hingga empat kendaraan sekaligus. Bahkan saat RAKA meminta konfirmasi terkait truk-truk besar itu, hampir seluruh pengendara yang sering mangkal tidak ada yang mau mengomentari perihal tersebut.
Namun lain dengan warga Kampung Jati 1, yang juga sebagai staf UPTD Pendidikan, Agus Ahyaf.Spd, pemerintah seharusnya sigap dengan permasalahan seperti itu. Jangan sampai menunggu waktu masyarakat melakukan hal yang justru merugikan semua pihak dengan melakukan aksi karena mosi tidak percaya kepada Dinas perhubungan dalam menertibkan kondisi seperti itu. "Mobilitas kami sebagai masyarakat malah terganggu dengan polemik kendaraan besar yang konvoi. Jika sampai ada tiga atau empat maka bisa dibayangkan kendaraan kami harus bisa melewati hampir 10 meter ke depan. Resiko yang kami ambil adalah kecelakaan, karena harus menghindar truk konvoi itu. Sekarang mana Dinas Perhubungan yang seharusnya bisa melakukan penertiban," kesalnya.
Sementara Muqoyam (36), warga Desa Wanakerta menambahkan, pengendara lainnya harus hati-hati dan kemungkinan kecelakaan berpeluang lebar karena terbatasnya ruang untuk kendaraan menyalip. Sementara masyarakat yang lainnya pun mempunyai hak yang sama yaitu membayar pajak. "Sudah tidak ada kenyamanan bagi para pengendara kendaraa kecil di wilayah Selatan Karawang ini. Herannya padahal banyak para pejabat yang bolak balik ke sini namun cuek saja tidak ada yang coba memperhatikan kondisi itu," tandasnya.
Pejabat, gelarnya saja seperti itu tapi tidak mampu memanggul amanah dari gelar yang disandangnya. Mereka mandul. Padahal kondisi saat ini sudah amat serius. Untuk anak-anak kecil saja ruang aman bagi mereka sudah tidak ada. "Jalan utama Badami Loji tidak memiliki trotoar. Masakan kami dan anak-anak kami untuk pulang ke rumah saja harus berjalan melayang diatas truk-truk yang berjalan itu," tandasnya.
Di tempat terpisah, Ijang (40), pengendara motor menceritakan, dirinya pernah melihat sebuah ambulan pengangkut pasien yang kesulitan menyalip kendaraan truk besar yang konvoi di depannya. Padahal, jangan kan truk, siapapun pengguna jalan jika yang melintas itu ambulan harus minggir memberi jalan. "Ambulan saja tidak dikasih lewat apalagi saya pengendara motor sudah tidak dianggap sama sekali," tegasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template