Wabah Demam Berdarah Menurun di Purwasari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Wabah Demam Berdarah Menurun di Purwasari

Wabah Demam Berdarah Menurun di Purwasari

Written By Mang Raka on Selasa, 31 Mei 2016 | 13.00.00

PURWASARI, RAKA - Wabah demam berdarah yang membuat pihak Puskesmas Purwasari geram, kini secara perlahan dapat teratasi. Angka penderita penyakit mematikan tersebut mengalami penurunan sejak sebulan terakhir. Mesti demikian, upaya pemoggingan masih tetap dilakukan sebagai antisipasi dini berkembangnya virus penyakit itu.

Kepala Puskesmas Purwasari Dr. Iin Indriati, kemarin, mengatakan, saat ini masyarakat yang berada diwilayah Kecamatan Purwasari yang terkena Demam Berdarah (DBD) dari bulan ke bulan mengalami penurunan jumlah. Hal itu membuktikan upaya pencegahan agar tidak ada lagi masyarakat yang terkena demam berdarah terbilang efektif, mesti harus mengalami overload pengulangan Pemoggingan yang dilakukan Pihak Puskesmas Purwasari selama ini. "Untuk saat ini, penyebaran virus demam berdarah yang terjadi di wilayah Purwasari, berangsur-angsur membaik, memang pembengkakan jumlah penderita DBD dialami pada bulan Februari, dimana disaat sedang terjadinya musim hujan potensi demam berdarah dirasakannya," terangnya.
Selain itu, berdasarkan data yang terhimpun pihak Puskesmas Purwasari, jumlah penderita DBD yang terjadi diwilayahnya itu pun tiap bulan mengalami penurunan. Hal itu terbukti dengan data penderita terbanyak dibulan Februari yang mencapai 13 orang, dan yang terkecil diakhir bulan mei, hanya 1 orang. "Penderita DBD terbanyak itu, di Bulan Februari dan yang terkecil itu di Bulan Mei," ujarnya.
Tidak hanya itu, sambung dia, mesti wabah demam berdarah diwilayah Kecamatan Purwasari, terbilang sudah kondusif. Akan tetapi, lanjut dia, hal ini tidak akan menjadikan upaya pemoggingan dihentikan. Hal tersebut mesti adanya antisifasi ditakutkan adanya masyarakat yang terjangkit virus dianggap bahaya. "Mesti keadaan sudah aman dari wabah Demam Berdarah, tapi pihak puskesmas, tidak lupa dengan kewajibannya. Akan terus lakukan pemoggingan, melihat kondisi cuaca yang saat ini sering berubah-ubah," ucapnya.
Kendati itu, dia melanjutkan, kesadaran masyarakat yang berada diwilayah ini pun terhadap  kebersihan lingkungan sekitarnya, sudah sedikit berangsur membaik. Memang sudah seharusnya masyarakat itu, sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan. Karena tidak menutup kemungkinan berawal dari lingkungan yang tidak sehat akan menjadi potensi berbagai macam penyakit hinggap di tubuhnya. "Sekarang masyarakat sudah sadar akan pentingnya, kebersihan. Seperti dengan apa yang sudah kami sosialisasikan berulang ulang, dengan menjalankan 3 M, (Menguras, menutup dan mengubur), yang selama ini terus menerus dilakukan pihak kami terhadap masyarakat yang berada diwilayah ini," katanya.
Hal senada diungkapkan H.Agus bagian P2M di Puskesmas Purwasari. dia menilai untuk saat ini wilayah yang menjadi garapannya, dalam bidang kesehatan sudah sedikit mengalami baik. Tak ayal, masyarakat yang berada diwilayah ini pun kini sudah tersadarkan bahwa yang namanya menjaga kebersihan. Merupakan salah satu pencegahan yang cukup sederhana masyarakat mampu melakukannya. "Sekarang masyarakat sudah mau menjalankan sosialisasi yang dulu pernah dilakukan kami, yakni menjaga kebersihan dilingkungan rumahnya," ucapnya.
Oleh sebab itu, sambung dia, diharapkan nantinya masyarakat yang berada diwilayah ini, tetap terus menerapkan cinta akan kebersihan. Hal itu, diperuntukan agara wilayah Kecamatan Purwasari aman dari penyakit nantinya. "Diharapkan masyarakat bisa terus melakukan merawat tubuhnya, dengan menjaga lingkungan rumahnya, agar tetap bersih," pungkasnya. (cr1)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template