Tiap Bulan Gaji Guru Habis Buat Bayar Bank - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tiap Bulan Gaji Guru Habis Buat Bayar Bank

Tiap Bulan Gaji Guru Habis Buat Bayar Bank

Written By Mang Raka on Jumat, 27 Mei 2016 | 16.00.00

-Gaji Pokok, Sertifikasi dan Gaji ke 13 Tidak Berasa

TEMPURAN, RAKA - Menjadi guru berstatus PNS memang dianggap mapan. Pasalnya, puluhan juta penghasilan dari gaji pokok, sertifikasi, insentif hingga gaji ke 13 diberikan untuk kesejahteraan guru. Namun, siapa sangka, para tenaga pendidik itu hanya bisa gigit jari saat semua pundi penghasilannya lenyap tersedot hutang-hutang bank. Itu akibat SK PNS, sertifikasi hingga ATM nya digadaikan untuk keperluan pribadi tanpa peduli bunga.
Guru SMAN 1 Tempuran, Asep Suherman mengatakan gaji pokok sebagai guru PNS rata-rata diakuinya langsung tersedot bank lantaran SK nya dijaminkan untuk pinjaman. Sehingga meskipun masih ada sisa sekurang-kuranya berkisar sekitar Rp 300-500 ribuan perbulannya.
Tidak itu saja, mendapatkan sertifikasi juga sering menjadi incaran bank yang oknumnya selalu nongkrong di bank untuk menawari pinjaman. Jika tergiur, sertifikasi dan ATM-nya dijaminkan. Sehingga saat setiap sertifikasi turun juga ikut lenyap karena hutang pinjaman. Dari hal ini, masih ada harapan yang kira-kira masih bisa masuk kantong. Yakni gaji ke 13, itupun hanya 1 kali setahun dengan besaran 1 kali gaji pokok. "Mana yang terisa? paling gaji ke 13, orang semuanya lenyap toh," ujar dia.
Ketua Koperasi Guru Lemahabang (KGL), Ahmad Firdaus mengatakan banyaknya guru terjerat pinjaman bank, baik itu jaminan sertifikasi ke bank tanpa standar Rapat Anggota Tahunan (RAT) jelas berpengaruh terhadap sirkulasi di KGL. Yang jelas tambah Firdaos, ke bank maupun ke koperasi swasta atau lazim disebut palomak guru PNS tidak bakalan macet setoran pinjamannya karena ATM dan sertifikat aslinya ditahan sebagai jaminan. Sementara, hutang-hutang kecil ke KGL, justru macet dan bertambah karena anggota jarang menyisihkan uang sisa lebih banyak untuk setoran ke KGL. "Ke bank renten itu didahulukan, gak bakalan macet, nah pengarunya di KGL justru kemacetannya parah. Jikapun ada yang setor cuma duit sisa itu juga," sindir dia. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template