Tanggul Sungai Gede Terancam Jebol - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanggul Sungai Gede Terancam Jebol

Tanggul Sungai Gede Terancam Jebol

Written By Mang Raka on Jumat, 27 Mei 2016 | 12.30.00

*Petani Parakan Badak Was-was Gagal Panen

TEGALWARU, RAKA - Tingginya intensitas hujan dua hari terakhir mengakibatkan debit saluran irigasi Sungai Gede di Kampung Parakan Badak, Desa Mekarbuana, meningkat. Hal ini menyebabkan tanggul irigasi jebol dan tanah pun terseret aliran Sungai Cigeuntis hingga menyerupai goa. Dikhawatirkan, jika kondisi memburuk tanggul Sungai Gede akan jebol. Jika itu terjadi air Sungai Gede bakal melimpas ke Sungai Cigeuntis, sehingga akan mengurangi pasokan air ke areal persawahan warga di daerah itu yang mengandalkan air dari Sungai Gede.

Memang dibutuhkan penahan tanah agar tidak tergerus hebat yaitu dengan dibangunkan penahan batu atau beronjong agar lebih kuat hingga keberadaan Sungai Gede aman dari kerusakan yang lebih parah. Sementara lubang yang diakibatkan oleh gerusan air belum diperbaiki sama sekali.
Nana (44), warga kampung tersebut, kemarin, menyampaikan, kondisi tergerusnya tanah oleh air hujan itu membuat air Sungai Gede terbuang ke Sungai Cigeuntis. Memang Sungai Gede itu selama ini berfungsi sebagai saluran air bagi areal pertanian warga yang ada di wilayah Kampung Parakan Badak. Sementara saat ini warga belum ada yang memperbaiki karena terkendala material. "Kalau bisa diperbaiki karena limpasan air bahkan bisa mengancam warga yang dekat dengan bantaran Sungai Gede," ucapnya.
Hal senada diungkapkan Kasam (39), tanah bantaran sungai yang jebol memang diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi hingga tanah tergerus oleh air. Sementara perbaikan belum ada yang menangani. Akan tetapi laporan sudah diberikan ke pihak pemerintahan desa. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa secepatnya diperbaiki agar warga tidak khawatir dan sementara yang sekarang hanya air sungai tertahan dan terbuang hingga ke sungai Cigeuntis. Jika saja masuki musim kemarau pasti para petani sudah kebingungan," tukasnya.
Hal senada pun diungkapkan Cicih (41), warga Kampung Parakan Lebak, dirinya sekarang agak kesulitan melakukan aktivitas cuci pakaian dan piring karena air Sungai Gede intensitas nya berkurang karena airnya  terbuang ke Aungai Cigeuntis. "Kami biasanya nyuci pakaian dan cuci piring di sungai itu.  Rta-rata warga melakukan kegiatan sehari-harinya di Sungai Gede, dan itu menjadi keterbiasaan warga. Tapi karena intensitas airnya bermasalah maka warga melakukan kegiatannya di Sungai Cigeuntis agak jauhan dikit ya resiko daripada tidak bisa nyuci sama sekali," pungkasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template