Tabungan Siswa Bisa Talangi BOS - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tabungan Siswa Bisa Talangi BOS

Tabungan Siswa Bisa Talangi BOS

Written By Mang Raka on Kamis, 19 Mei 2016 | 13.00.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA- Tak kurang dari sebulan lagi paska UN tingkat SD, para siswa bakal menerima hasil tabungan di sekolah menjelang kenaikan kelas.
Pengelolaan tabungan bisa berdampak negatif jika manajemennya tidak terurus. Namun sebaliknya, semangat menabung dengan pengelolaan yang baik, bisa jadi aset bagi sekolah mencari dana talangan program pendidikan.
Dikatakan Kepala SDN Kedawung 2, H Rohyat Nurdin, S.pd. bahwa tabungan siswa yang tanpa dipatok pemasukannya adalah wujud nyata pendidikan ekonomi sejak dini. Mereka dilatih menyisihkan uang jajan untuk ditabung demi keperluan peralatan sekolah setiap tahun. Bahkan, akibat kegemaran menabung, setiap tahun jumlah uang yang dimiliki siswa bisa sampai lebih Rp 500 jutaan.
Jika dikelola dengan baik bisa menjadi modal aset dan sekolah untuk menopang program-program pendidikan. Misalnya saja sebut H Oyat, dana BOS yang kadang-kadang lama turun bisa menghambat pagelaran pendidikan di sekolah. Mengingat alokasinya untuk urusan honor dan sarana pendidikan. Untuk menutup ini, tidak mungkin, sekolah memungut uang dari orangtua atau meminjam ke pihak ke 3 untuk talangi dana BOS yang lama turun. Akan tetapi dengan adanya tabungan siswa bisa jadi jalan keluar sementara menutupi dana BOS yang lama cair. Dengan catatan, pengelolaan dan pengembaliannya dilakukan secara profesional. "Tabungan bisa jadi dana talangan untuk program di setiap sekolah, ini potensi besar yang harusnya bisa dikelola maksimal," tandas dia.
Lebih jauh Oyat menambahkan, saat ia menjabat kepala sekolah di SDN Ciwaringin II, selalu mensupport siswa untuk menabung. Dehingga saat tiba kenaikan kelas, sekolah sengaja menganugerahi reward bagi anak dengan jumlah tabungan tertinggi. Disamping selalu mengingatkan manajemen sekolah agar 2 bulan sebelum kenaikan kelas, siap-siap uangnya dikembalikan. Sayangnya, sejak era Dadang S Muchtar, sempat ada larangan siswa menabung di sekolah karena khawatir banyak oknum guru yang memanfaatkan untuk hal-hal negatif. Namun seiring waktu, birokrasi, orangtua, guru dan siswa kembali melirik tabungan siswa adalah wujud edukasi menabung pada siswa sejak dini. Betapa pun saat ini semakin merambah era perbankan. Untuk itu, banyak pengelola yang tidak bisa memanfaatkan tabungan dengan baik. Meskipun belum genap setahun menjabat kepala di SDN Kedawung II ini, ia pastikan pengelolaan tabungan kedepan akan semakin optimal dan menjadi model yang baik bagi sekolah lainnya. "Penambung saat inikan semakin banyak, apalagi potensi siswanya juga banyak tinggal pemanfaatannya," ajak dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template