Sosialisasikan Perpu Kebiri - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sosialisasikan Perpu Kebiri

Sosialisasikan Perpu Kebiri

Written By Mang Raka on Selasa, 31 Mei 2016 | 17.00.00

KLARI, RAKA - Usulan agar secepatnya dilakukan sosialisasi terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Kebiri terhadap pelaku kejahatan seksual menggelinding dari Kecamatan Klari. Hal itu dianggap perlu agar nantinya setelah peraturan itu disahkan menjadi undang-undang sudah bisa langsung diterapkan di Karawang.

"Kita berharap setelah pemberlakukan Perppu Kebiri nanti bisa menekan tingginya aksi kejahatan seksual di kabupaten ini. Untuk itu alangka baiknya jika sosialiasasi terhadap peraturan inipun bisa segera dilakukan," ucap Wakasek Kesiswaan Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi (SMK) Karawang, Teja Hudaya, kemarin. Terlebih di Karawang ini termasuk tinggi aksi-aksi sejenis.
Dijelaskan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak ini, dalam aturannya, disebutkan pelaku kejahatan seksual bisa dijatuhi hukuman kebiri. Menurutnya hukuman yang telah ditandatangani itu akan menjadi shockteraphi para pelaku aksi kejahatan seksual untuk berpikir berkali-kali jika ingin melakukan aksinya. "Sebenarnya, di negara lain sudah dilakukan dan banyak juga yang di penjara," tambahnya.
Memang disatu sisi peraturan perppu kebiri akan berefek bagus, nantinya akan membuat para oknum kejahatan seksual akan merasa takut dengan adanya Perppu Kebiri tersebut," ujarnya.
Menurutnya, memang adanya perppu kebiri dilihat dari segi kemanusiaan terkesan terlalu cepat. Padahal, dalam perppu Kebiri itu pun mestinya diadakan sosialasi terlebih dahulu agar nantinya, masyarakat pun dapat mengetahuinya, sebelum perpu tersebut di terapkan. "Perppu ini belum familiar di lingkungan masyarakat, makanya perlu sosialisasi lebih awal. Sehingga masyarakat bisa tahu seperti apa bentuk hukuman yang diterima para oknum kejahatan tersebut," katanya.
Tidak hanya itu, dia menambahkan, maraknya, terjadi kasus kejahatan seksual di dunia pendidikan ini pun serasa sangat mencoreng dunia pendidikan dengan adanya Kasus oknum pengajar yang terjadi diwilayah Cikampek. "Dengan adanya insiden demi insiden, kini mengharuskan dan diwajibkan pentingnya pendidikan agama dilingkungan sekolah maupun luar sekolah dalam membentengi pondasi siswanya," katanya. (cr1)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template