SHARP Ajak Siswa Cintai Lingkungan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » SHARP Ajak Siswa Cintai Lingkungan

SHARP Ajak Siswa Cintai Lingkungan

Written By Mang Raka on Selasa, 31 Mei 2016 | 16.00.00

-Pelajari Keanekaragaman Hayati Hulu Sungai Cisadane

Sebagai negara yang dikaruniai iklim tropis, Indonesia menjadi salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terkaya kedua di dunia setelah Brazil.
Sayangnya, hingga kini keanekaragaman hayati masih menjadi istilah yang asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa. Padahal, keberagaman sumber karbohidrat, bermacam-macam buah-buahan, berbagai jenis burung, maupun aneka pohon-pohonan yang dimiliki Indonesia telah menyediakan berbagai macam manfaat bagi penduduk tanah air.
Berangkat dari keprihatinan inilah, PT SHARP Electronics Indonesia (SEID) melanjutkan komitmennya untuk terus berkontribusi secara positif kepada lingkungan, dan keanekaragaman hayati Indonesia dengan menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk ”Aksi Nyata Untuk Bumi” pada tanggal 25 Mei 2016, dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati, berkolaborasi dengan organisasi nirlaba lingkungan hidup Transformasi Hijau (Trashi). Setelah tahun sebelumnya merayakan Hari Keanekaragaman Hayati di Desa Sarongge, Cianjur, untuk mempelajari sistem pertanian dan peternakan organik, kali ini SEID menggandeng puluhan siswa untuk mempelajari kenakegaraman hayati di Kampung Ciwaluh, yang terletak di wilayah selatan Kabupaten Bogor.
Kampung Ciwaluh merupakan kampung yang memiliki 14 jenis burung yang teridentifikasi, 13 jenis tanaman obat mulai dari kumis kuncing hingga honje, 6 jenis reptil termasuk trenggiling, dan 14 jenis mamalia termasuk surili dan kukang. Aliran Sungai Cisadane di kampung ini bahkan pernah menjadi salah satu sumber energi listrik dengan memanfaatkan arus sungainya yang deras.
“Lokasi Kampung Ciwaluh ini sulit diakses oleh kendaraan roda empat. Kampung ini juga berdampingan dengan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sehingga membuatnya memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi dengan beberapa hewan yang dilindungi. Namun begitu, saat ini wilayah ini mengalami ancaman yang cukup serius karena adanya pengembangan wisata berbasis resort yang sedang digalakkan di wilayah Kabupaten Bogor,” ungkap General Manager Brand Strategy Group Division SEID, Haruhiko Sano. (rl/rk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template