Rp 148 Miliar untuk Bangun Jalur Lintas Kabupaten - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rp 148 Miliar untuk Bangun Jalur Lintas Kabupaten

Rp 148 Miliar untuk Bangun Jalur Lintas Kabupaten

Written By Mang Raka on Rabu, 04 Mei 2016 | 13.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, mengebut pengerjaan proyek pembangunan jalan darat penghubung antar kabupaten. Seperti, jalur alternatif dari Purwakarta menuju Jonggol Kabupaten Bogor. Untuk tahap pembukaan, pembangunan jalur alternatif lintas kabupaten ini telah rampung. Saat ini, tinggal tahap pembetonan.
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, pembukaan jalur alternatif baru lintas kabupaten ini sudah dilakukan sejak 2013, atau berbarengan dengan pembangunan jalur menuju Kecamatan Sukasari. Tapi, yang saat ini baru selesai dibeton hanya sampai Kecamatan Sukasari. "Panjang jalan yang dibangun ini mencapai 57 kilometer. Terbentang dari mulai Kecamatan Jatiluhur-Sukasari hingga Maniis. Untuk jalan yang telah selesai di bangun baru sepanjang 37 kilometer dulu," ujar Dedi, kepada Radar Karawang, kemarin.
Dedi mengaku, untuk sisanya pengerjaan jalan dari Kecamatan Sukasari-Maniis hingga perbatasan Jonggol akan dikebut tahun ini. Targetnya, proyek ini bisa rampung hingga Agustus mendatang. "Jalur baru ini nantinya akan terhubung dengan beberapa kabupaten lain. Di antaranya, Karawang, Cianjur, Bekasi dan Bogor," kata dia.
Adapun anggaran yang digunakan untuk pembangunan jalur alternatif ini, tambah dia, sekitar Rp 148 miliar. Dengan asumsi, setiap satu kilometer pemkab mengalokasikan biaya sekitar Rp 4 miliar. Karena, terang dia, selain pembukaan dan pembetonan, anggaran sebesar itu pun untuk keperluan pelebaran jalan. jadi, jalan alternatif ini akan memiliki lebar 12 meter. "Untuk jalur alternatif ini, ada sekitar 20 kilometer lagi yang tinggal masuk tahap pengecoran atau pembetonan. Karena, pembukaan jalurnya sudah dilakukan bersamaan dibukanya akses dari Kecamatan Jatiluhur hingga Sukasari. Kami targetkan, tahun ini bisa selesai," tambah dia.
Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan penghubung ini dianggap mendesak. Salah satunya, untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat yang ada di tiga kecamatan tersebut. Selain itu, pembangunan jalur ini merupakan bentuk penghargaan dari pemkab untuk warga yang bermukim di seberang waduk Jatiluhur. Pasalnya, mereka sangat berkontribusi besar terhadap negara. Karena, adanya bendungan Jatiluhur mereka harus rela terisolasi selama 50 tahun lebih. Seperti diketahui, Kecamatan Sukasari, merupakan wilayah yang lokasinya berada paling ujung di seberang Waduk Jatiluhur. Sejak puluhan tahun silam, masyarakat di kecamatan itu hanya bisa menggunakan akses jalur air menggunakan perahu dengan menyeberangi Danau Jatiluhur. Tapi, di 2015 kemarin pemkab telah membuka akses jalur darat untuk masyarakat di wilayah itu. Saat ini, mobilitas masyarakat di sana tak lagi terganggu. Sebab, jalur penghubung tersebut telah selesai dibangun. (cr2)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template