Ratusan Rumah di Tamansari Terancam Banjir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ratusan Rumah di Tamansari Terancam Banjir

Ratusan Rumah di Tamansari Terancam Banjir

Written By Mang Raka on Kamis, 26 Mei 2016 | 17.00.00

PANGKALAN, RAKA - Sekitar 300 rumah warga dua kampung di Desa Tamansari terancam banjir akibat meluapnya Sungai Cibeet. Hal itu, menyusul hujan lebat yang mengguyur daerah itu, Selasa (24/5) malam, selama hampir empat jam.

Ratusan rumah warga bantaran sungai Cibeet tersebut keseluruhannya berada  di Kampung Cijaleka, Desa Tamansari hingga ke Kampung Cibiuk yang menjadi perbatasan desa dengan Desa Tamanmekar. Berdasarkan pantauan, debit air hingga bibir sungai sekitar 10 meter sudah merambah pekarangan rumah warga yang dekat dengan bantaran sungai. Bahkan usaha penyeberangan yang sehari-harinya dipadati karyawan yang hendak kerja di wilayah Karawang pun urungkan niat nya menyeberang dengan perahu karena debit sungai yang tinggi.
Diutarakan, Waryono (40), warga Kampung Cijaleka, debit air sungai Cibeet yang naik membuat warga khawatir intensitas nya makin kian bertambah. Menurutnya di duga karena hujan tadi malam yang hampir 4 jam hingga air mulai genangi pekarangan warga bantaran sungai. "Disini saja sekitar 50 warga berdampingan dengan sungai maka warga pun di buat khawatir dengan intensitas sungai yang naik," ujarnya. Bahkan dirinya pernah mengalami saat di tahun 2015 air malah masuki rumah hingga beberapa sentimeter. Pengalaman itulah yang membuat dirinya saat ini harus waspada.
Hal senada diungkapkan Cahyadi (31), tetangga Waryono, dirinya memilih bertahan karena sudah bingung harus pindah ke mana lagi. Dengan luas lahan yang dimilikinya walaupun dekat dengan bantaran sungai berharap relokasinya menunggu kebijakan pemerintah. "Warga disini memilih bertahan karena sudah tidak ada pilihan. Hanya lahan ini yang kami miliki dan memang jika ada relokasi maka harapannya yah diganti sesuai dengan harga jumlah tanah yang ada," ucapnya.
Iskandar (29), penyedia jasa penyeberangan sungai Cibeet pun mengungkapkan, benar adanya dirinya tidak beroperasi karena sungai meluap dan khawatir hal yang malah berakibat kecelakaan, maka dirinya pun menghentikan mengoperasikan perahu agar lebih aman. "Dibanding nanti ada masalah mending saya berhentikan dulu dan saya menyuruh pelanggan-pelanggan saya memutar saja melintasi Kampung Kaligandu. Sebenarnya sih engga tega tapi apa boleh buat dari pada mencelakai mereka," terangnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template