Raskin tak Layak, RT Dikejar-kejar warga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Raskin tak Layak, RT Dikejar-kejar warga

Raskin tak Layak, RT Dikejar-kejar warga

Written By Mang Raka on Kamis, 19 Mei 2016 | 12.00.00

-Masyarakat Miskin Dikirimi Beras Buruk

CILAMAYA WETAN, RAKA- Maraknya raskin kualitas buruk di semua desa di Kecamatan Cilamaya Wetan, membuat kades tersulut emosi. Bahkan, terakhir, pendamping raskin dan petugas kesos Kecamatan ikut-ikutan mempertanyakan penyisiran beras dan metode pengukuran bulir beras berkualitas sesaat sebelum didistribusikan bulog selama ini.
Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKSK) Kecamatan Cilamaya Wetan,
Iwan Setiawan menuturkan pihaknya yang ditugasi sebagai pendamping raskin saja bingung saat raskin yang diturunkan kualitasnya kata layak.
Saat menerima raskin di Desa Cikarang, diakui dia, banyak menuai keluhan karena bau apek. Selain itu bulir beras juga hitam dan banyak kutu. Memang, tandasnya, beras jelek ini bisa ditukar. Tapi penggantinya juga tak kalah buruk. Ini terus Iwan, bukan persoalan bisa ditukar lagi atau tidak, tapi ia mempertanyakan ketelitian Bulog mengukur kualitas raskin yang akan disebar ke masyarakat.
Ingat tandas Iwan, masyarakat bukan hewan yang mesti diberikan beras yang tidak layak. Untuk itu, raskin buruk ini harus jadi evaluasi bersama. "Bingung saya juga, bagaimana ngukurnya? Tukar menukar mah gampang, masalahnya yang ditukar masih layak enggak?" tanyanya.
Staf Kasie Kesos Cilamaya Wetan, H Nurhasan mengungkapkan semua desa di Cilamaya Wetan mengeluhkan kualitas raskin yang turun bulan ini. Baginya, persoalan klasik ini seperti bukan hal yang aneh bagi Bulog. Sayangnya pola seperti ini masih terus-terusan dibiarkan. "Yah sudah gak aneh, masalahnya terus-terusan dibiarkan sih," tandas dia.
Senada dikatakan Kasie Kesos Kecamatan Lemahabang H Satibi. Di Lemahabang sejauh ini, kata dia, belum ada yang komplain terkait raskin kualitas kurang baik. Baginya, masyarakat malah menganggap hal ini merupakan peristiwa biasa. "Kadang masyarakat menganggap biasa sih, urusan takaran kualitas itu ya sama Bulog yang tahu," kata dia.
Dampak dari kualitas raskin yang buruk di Cilamaya, disebut Kades Cilamaya Kuswaedi membuat masyarakat penerima ogah memberikan uang tebusan secara utuh. Bulan ini Bulog harus mengakui bahwa kualitas raskin yang diberikannya kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) ini sangat buruk, seperti banyak menirnya, kotor, hitam, bahkan ketika dicuci airnyapun hitam mirip air comberan. Atas kondisi ini, RT kerap jadi bulan-bulanan warga yang mengeluh raskin buruk. "Banyak keluhan tuh RT jadinya, kelimpungan gara-gara raskin hitam," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template